
Untuk ketiga kalinya Camat Karanganyar sugianto, S.IP.MM melaksanakan pemantauan di wilayah Karanganyar kususnya di Desa Cangkring Rembang. Pemantauan Tersebut dilaksanakan pada hari JUm’at, 08 Mei 2020 Jam 23.00 WIB di Posko Desa Cangkring rembang dengan di temani Warga Masyarakat yang berjaga.
dalam pemantauan tersebut Bpk SUgianto menghimbau kepada warga masyarakat untuk memperketat penjagaan kususnya di posko COvig19 dikarenakan banyaknya pemudik yang masih di Luar kota yang sampai saat ini masih dalam larangan pulang kampung. sehingga mereka melakukan berbagai cara untuk pulang kerumah masing-masing.
jikalau ada pemudik/ pendatang dari luar kota yang masuk kewilayah Desa Cangkring Rembang agar segera dilakukan karantina kususnya karantina mandiri atau di sediakan Di masing-masing Desa.
karena Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah. jikalau diwilayah desa ini ada yang ter infeksi covig19 , segeralah diberitahu untuk mengisolasi diri selama 14 hari baik secara mandiri atau di tempatkan di isolasi yang sudah disediakan di Desa.
Lakukanlah juga Siskamling dengan mengelilingi di sekitar wilayah Desa demi keamanan dan ketentraman warga dikarenakan maraknya pencurian yang disebabkan faktor ekonomi karena dampak covig19, atau karena keadaan yang mengakibatkan seseorang melakukan tindak kejahatan. .” jaga stamina dan tetap semangat, ” kata Bpk SUgianto, S.IP.MM.
GIAT PENYEMPROTAN DISENFEKTAN BPBD KAB DEMAK BERSAMA MUSPIKA KARANGANYAR

Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Demak bersama Muspika Karanganyar ( Danramil, Kapolsek dan Camat Karanganyar) melakukan giat Penyemprotan Disinfektan di wilayah Kecamatan Karanganyar khususnya desa-desa yang terkena dampak covig19. Sebelum acara penyemprotan, dilaksanakan apel bersama di Depan Kantor Kecamatan Karanganyar dengan dipimpin langsung oleh bapak Sugianto, S.IP.MM selaku Camat Karanganyar dan memberikan brifing terkait penyemprotan Disenfektan di Wilayahnya. Setelah itu, Penyemprotan dibagi 2 (dua) Team yaitu untuk penyemprotan pertama dilaksanakan di Desa Ngemplik Wetan dilanjutkan ke Desa Ketanjung.


Sedangkan penyemprotan yang ke 2 (dua) dilaksanakan di Desa Wonoketingal. Penyemprotan dilakukan pagi hari pukul 09.00 WIB dan sampai jam 11.30 WIB. penyemprotan disinfektan tersebut mulai dilaksanakan di tempat fasilitas umum, di jalan raya, pemukiman-pemukiman padat penduduk dan tempat-tempat yang dijadikan perkumpulan atau rapat kususnya dibalai Desa dan Masjid setempat sebagai upaya pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19). Menyikapi meluasnya penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Demak, Harapannya melalui penyemprotan disinfektan ini pemutusan mata rantai Covid-19.


PEMANTAUAN WILAYAH DI DESA KARANGANYAR

Untuk kedua kalinya Camat Karanganyar sugianto, S.IP.MM melaksanakan pemantauan di Wilayah Kecamatan Karanganyar kususnya di Desa Karanganyar. Pemantauan Tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 07 Mei 2020 Jam 22.30 WIB di Posko Desa Karanganyar dengan di temani Bapak Agus Sudirto dan Sekretaris Desa Latif Firdaus SP.
dalam pemantauan tersebut Bpk SUgianto menghimbau kepada Kepala Desa dan Sekretaris Desa untuk memperketat penjagaan kususnya di posko COvig19 dikarenakan banyaknya pemudik yang masih di Luar kota yang sampai saat ini masih dalam larangan pulang kampung. sehingga mereka melakukan berbagai cara untuk pulang kerumah masing-masing.
jikalau ada pemudik/ pendatang dari luar kota yang masuk kewilayah Desa Karanganyar agar segera dilakukan karantina kususnya karantina mandiri atau di sediakan Di masing-masing Desa.
karena Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.” Kata Bapak Sugianto, S.IP.MM
jikalau diwilayah desa ini ada yang ter infeksi covig19 , segeralah diberitahu untuk mengisolasi diri selama 14 hari baik secara mandiri atau di tempatkan di isolasi yang sudah disediakan di Desa.
Lakukanlah Pemantauan, jaga jarak , sediakan makan minum, obat2tan herbal untuk menunjang imun tubuh( bisa melalui dana DD atau bantuan masyarakat ) dan pemeriksaan kondisi oleh bidan desa / Dokter diwilayah masing-masing Desa. bila kondisi semakin parah, langsung dibawa kerumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
PEMANTAUAN WARGA PENDATANG YANG DIKARANTINA DI DESA CANGKRING REMBANG

Dalam rangka penanganan dan pencegahan Covig 19 yang sudah merebah di wilayah Kabupaten Demak, maka Camat Karanganyar Bpk.SUgianto,S.IP.MM bersama staf melakukan peninjauan di Desa Cangkring Rembang dikarenakan ada 8 Pemudik dari 2 (dua) Kota yaitu dari Jakarta dan Bogor. Para pemudik tersebut dikarantina di Tempat Isoliasi Kantor Balai Desa Cangkring rembang. rata-rata mereka merupakan pekerja bangunan yang mana mencari nafkah dengan merantau di berbagai kota. dari 8 (delapan) warga tersebut, diantaranya 6 (enam) orang dari Dukuh Cangkring rembang sendiri dan 2 (dua) orang Dari Dukuh Wonorenggo. awal kedatangan pemudik tersebut sejak hari rabu pagi sekitar jam 06.00 wib sebanyak 7 (tujuh) orang yaitu dari ibu kota Jakarta terus disusul 1 (satu) orang dari Kota Bogor.
selama karantina warga tersebut diperiksa dan dirawat oleh perawat/ bidan desa setempat, dan mendapatkan bantuan makan minum dari Pemerintahan Desa Cangkring rembang yang diambilkan dari Dana Desa. .” Untuk saat ini warga tersebut alhamdulillah dalam keadaan baik, dan belum ada gejala yang menuju ke covig 19, semoga mereka semua dalam keadaan sehat dan negatif dari covig19 sehingga dapat berkumpul dengan keluarga masing-masing ” kata perangkat desa yang memantau warga tersebut.
Camat Karanganyar juga memberikan himbauan kepada warga pemudik yang di karantina.” agar selalu menjaga jarak, menjaga kebersihan dan menjaga stamina tubuh dengan minum obat2 tradisonal sehingga tidak mudah terkena penyakit, dan apabila Seseorang mengalami demam (≥38 0C) atau riwayat demam atau gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek/sakit tenggorokan/batuk menyebabkan infeksi pernapasan berat, segera memberitahukan ke keperawat/bidan/penjaga pos isolasi untuk dirujuk ke Rumah Sakit.
Sosialisasi Surat Edaran& Perbub Takmir masjid Musola Di Desa Karanganyar

Menindaklanjuti peraturan BUpati Demak nomor 450.1/11 Tahun 2020 tentang pembatasan kegiatan (terutama kegiatan keagamaan) yang melibatkan massa ditengah pandemi covig19 diwilayah Kabupaten Demak. Kepala Desa Karanganyar (bapak Sudiarto) bersama seluruh elemen tokoh masyarakat, Perangkat Desa, BPD, LKMD dan Takmir masjid mengadakan sosialisasi terkait peraturan tersebut. acara tersebut dilaksanakan di Masjid Karanganyar pada tanggal 07 Mei 2020.
Ditengah wabah pandemik covig19 yang sedang merebah ke berbagai penjuru se wilayah nusantara ini khususnya di Kabupaten Demak, dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi himbauan pemerintah dalam pencegahan dan penanganan Covig19 maka berdasarkan hasil rapat Bupati Demak, Pimpinan DPRD Kabupaten Demak, Forkopimda, Pengadilan Negeri Demak, MUI Kabupaten Demak, Kementrian Agama Kabupaten Demak, PC NU dan PC Muhammadiyah Kabupaten Demak dan Dewan Masjid Kabupatenn Demak, telah disepakati dan harus ada tindak lanjut sebagai berikut:
1. Meniadakan kegiatan yang melibatkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak seperti :
a. Sholat Jum’ah berjamaah dimasjid.
b. Sholat Fardhu berjamaah di masjid/ dimushola.
c. SHolat Tarawih berjamaah di Masjid / dimushola.
d. Tadarus Al-Quran di Masjid /dimushola.
e. Kegiatan Ibadah Keagamaan Lainnya.
PEMANTAUAN WILAYAH DI BEBERAPA DESA SE KECAMATAN KARANGANYAR
Dalam rangka pemantauan kondisi wilayah di Kecamatan Karanganyar terkait covig 19, Camat Karanganyar Bp. SUgianto, S.IP.MM berserta Kasi Trantib Bp. Purwadi, S.Sos. melakukan Pemantauan terkait Posko Jogo yang berada di beberapa Desa kususnya di Desa Kotakan, Kedungwaru Kidul dan Desa Karanganyar.
pada hari rabu, 06 Mei 2020, jam 22.00 wib di Desa Kotakan sudah siaga awal dengan didampingi 2 (dua) personel polsek ikut memantau dan menjaga kondisi diwilayah tersebut.

Setelah itu, pemantauan dilanjutkan kembali Ke Desa Kedungwaru Lor. sesampai di Balai Desa Kedungwaru Lor, Bapak Sugianto, S.IP.MM dilakukan pengecekan suhu badan dengan menggunakan termometer digital. dan disediakan hanitaser untuk mencuci tangan sebelum masuk ke Balai Desa tersebut.

Dalam pemantauan tersebut, dikedungwaru lor sudah memenuhi standar pengecekan terkait covig19 sehingga untuk keadaan wilayah tersebut setidaknya bisa terantisipasi terkait Pencegahan penularan covig 19.
Disamping pemantauan, Camat karanganyar memberi arahaan terkait covig 19.” Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke berbagai wilayah Indonesia kususnya di Kabupaten Demak.
Gejalanya demam diatas 38 derajat celcius, batuk, sesak napas yang membutuhkan perawatan di Rumah Sakit. Gejala ini diperberat jika penderita adalah usia lanjut dan mempunyai penyakit penyerta lainnya, seperti penyakit paru obstruktif menahun atau penyakit jantung. Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:
Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19
Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19
Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan
Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.” Kata Bapak Sugianto, S.IP.MM
jikalau diwilayah desa ini ada yang ter infeksi covig19 , segeralah diberitahu untuk mengisolasi diri selama 14 hari baik secara mandiri atau di tempatkan di isolasi yang sudah disediakan di Desa.
Lakukanlah Pemantauan, jaga jarak , sediakan makan minum, obat2tan herbal untuk menunjang imun tubuh( bisa melalui dana DD atau bantuan masyarakat ) dan pemeriksaan kondisi oleh bidan desa / Dokter diwilayah masing-masing Desa. bila kondisi semakin parah, langsung dibawa kerumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
PENUTUPAN AKSES JALAN DESA CANGKRING REMBANG

Karanganyar|06/05/2020;. Semakin maraknya pencurian dan penyebaran covig 19 Kepala Desa Cangkring rembang (Bapak KOmari) bersama seluruh Pemerintahan Desa dan Warga Masyarakat bergotong royong melakukan penutupan akses jalan Desa Cangkring Rembang. akses jalan tersebut di tutup menggunakan beberapa bambu yang dipalangkan ke jalan-jalan yang menuju akses desa Cangkring Rembang.
Kegiatan tersebut dilakukan pada hari Rabu, 06 Mei 2020.
Dari hasil penutupan tersebut, beberapa akses jalan menuju Desa Cangkring Rembang ditutup total dan hanya diberikan satu akses jalan untuk keluar masuk warga masyarakat di desa tersebut.
Dengan dibuatkan posko Covig 19 pada Jalur satu akses tersebut diharapkan dapat memantau para pendatang/ pemudik dari luar kota sehingga dapat terkoordinasi dengan baik.
Apabila ada pemudik/warga masyarakat Desa Cangkring Rembang yang pulang kampung dari luar kota, disediakan karantina selama 14 hari dan diperiksa bidan Desa setempat untuk mendeteksi infeksi Covid-19 sebagai upaya pencegahan hal-hal yang tidak diinginkan terkait penyebaran covig 19,” kata Perangkat Desa setempat. Dengan adanya penutupan akses tersebut berguna untuk mengantisipasi maraknya pencurian di berbagai kota, sehingga posko jaga selalu keliling kampung tiap malam guna menjaga keamanan dan kenyamanan warga masyarakat.
PEMBERIAN BANTUAN ALAT KESEHATAN DARI BAGIAN KESRA KABUPATEN DEMAK

Untuk mensikapi keadaan penyebaran corona disaat ini Pemerintah Kabupaten Demak ( Bagian Kesra Setda Kabupaten Demak ) memberikan bantuan Kepada masjid-masjid di Kabupaten Demak ditiap Kecamatan satu masjid.
Kusus untuk Kecamatan Karanganyar diberikan ke Masjid Baiturrohman Desa Cangkring rembang RT. 05 RW. 3.
Dari rombongan yang akan memberikan bantuan tersebut diterima dengan senang oleh takmir masjid Baiturrohman diantaranya yang hadir dalam kegiatan itu adaalah :
– Dari Bagian Kesra ( Sunu Dwi Sudarso, S. Sos, / Kasubag Bina Mental, Wiwik Dwi Kusrini, Dwi Utari, S. mSos )
– Dari Kecamatan Karanganyar ( Suharto,SE dan Purwadi, S. Sos )
– Sekretaris Desa Cangkring rembang ( M. Anis Rifqi, S.Pd)
– Takmir masjid Baiturrohman ( Saekul Mukid ) dan pengurusnya.
Barang yang di berikan untuk Masjid Baiturrohman antara lain berupa :
– Masker sebanyak 250 lb
– Rapites/ Termometer 1 buah
– Sabun cuci tangan 10 liter
– Alat tempat Handsainetezer 2 buah
Alat-alat tersebut diberikan langsung dan diterima oleh Ketua Takmir Masjid dan disaksikan oleh perangkat desa setempat pada pukul 13.00 Wib
RAPAT KOORDINASI PEMBERIAN BANTUAN

Rapat Koordinasi pemberian bantuan dari Bagian Kesra Setda Kabupaten Demak di ruang kerja Kantor Kecamatan Karanganyar, rapat tersebut dari Bagian Kesra Setda Kabupaten Demak yang hadir adalah
– Sunu Dwi Sudarso, S. Sos ( Kasubag Bina Mental )
– Wiwik Dwi Kusrini
– Dwi Utari
Kecamatan Karanganyar di wakili Kasi Kesra ( Suharto, SE )
Rapat Koordinasi tersebut membahas penempatan Masjid yang akan diberi bantuan, dan menanyakan Masjid dan Mushola yang tidak melaksanakan Sholat jamaah ( Sholat Jum’atan, Sholat fardu maupun sholat Taruwih )
Namun di wilayah Kecamatan Karanganyar semua Masjid dan Mushola masih tetap melaksanakan sholat berjamaah.
Untuk pemberian bantuan alat Kesehatan yang diberikan oleh Bagian Kesra Setda Kabupaten Demak di tempatkan di Masjid BAITURROHMAN desa Cangkring Rembang RT. 05 RW. 3. Setelah memutuskan dan kesepakatan kemudian rombongan dan Kecamatan langsung menuju ke lokasi Masjid
SOSIALISASI LOMBA KAMPUNG JUARA

Dalam menjelang kegiatan lomba Kampung Juara yang diselenggarakan oleh Dinperkim Kabupaten Demak, besok pada bulan Juni mendatang, perlu diadakan sosialisasi atau penjelasan tentang tata cara dalam mengikuti lomba tersebut, untuk Wilayah Kecamatan Karanganyar banyak potensi untuk maju lomba kampung juara diantaranya desa Karanganyar , pada hari Selasa, 5 Mei 2020 memberikan sosialisasi kepada Kepala desa Karanganyar dan perangkat desa untuk mengikuti lomba tersebut, dengan penjelasan dan sosialisasi tersebut kelihatannya Kepala desa akan memilih kampungnya untuk diikutkan maju lomba kampung juara.
Tujuan Loma Kampung Juara :
– Kegiatan tahunan yang diselenggrkan oleh Dinperkim kabupaten Demak, tahun 2020 merupakan tahun ke dua lomab kampung juara.
– Dihaapkan ada muncul kampung-kampung yang baru sebagai kampung impian dengan pendanaan yang dikeluarkan oleh swadaya masyarakat
– Merubah wajah kota dan menjadi salah satu uapaya meraih Adipura.
– Mempersiapkan Pemda untuk mengikuti lomba Hari Habitat di Propinsi jawa Tengah
Kriteria Lomba kampung Juara :
– Masuk dalam wilayah Kabupaten Demak
– Mempunyai wiwayat kumuh sebelumnya
– Lingkungan RT atau gabungan dari beberapa RT yang bersebelahan dalam satu Desa.
– Didaftarkan oleh Pemerinah Desa dan Mengetahui Camat setempat
Kriteria Penilaian :
– Kebersihan
– Penghijauan
– Ketertiban
– Keindahan
– Keberlanjutan
Hadiah Pemenang Lomba :
– Juara 1 130 juta
– Juara 2 120 juta
– Juara 3 100 juta
– Juara harapan 50 juta
Cara Pendaftaran :
– Mengisi formulir dengan mengunduh atau mendonlout Fanspage Kotaku
– Datang langsung ke sekretariat panitia di Base camp Kotaku Kab.Demak
– Menyusun profil singkat
Untuk lebih jelasnya bisa menghubungai Panitia Penyelenggara : Dinperkim, Bappeda, Kotaku, dan PokjanPKP Kabupaten Demak skretariat Jl. Kyai Jebat Demak.

