LOMBA MEMASAK MIE TINGKAT KABUPATEN DEMAK

Lomba Memasak Mie Jowo dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korpri, Hari Ulang tahun PGRI dan hari Ulang Tahun Guru Nasional Tingkat Kabupaten Demak yang diikuti Kepala OPD dan didampingi 2 Stafnya dengan jumlah peserta seluruhnya 58 peserta lomba. Pelaksanan dimulai pukul 08.00 Wib sampai pukul 12.00 Wib bertempat di halaman Gedung Hijau Setda Kabupaten Demak yang di seponsori oleh Mie burung dara.

LOMBA BUDAYA KERJA TINGKAT KABUPATEN DEMAK TAHUN 2019

Penilaian Lomba Budaya Kerja Aparatur Kabupaten Demak pada Hari Senin, 25 Nopember 2019 tempat di Pendopo Kabupaten Demak yang diikuti oleh 7 OPD Kabupaten Demak, 3 Kantor Kecamatan dan 3 Puskesmas di Kabupaten Demak.

Adapun Hasil Penilaian Lomba Budaya Kerja tersebut adalah Sbb :
Tingkat OPD dengan urutan-urutan Juara sbb :
– Setda Kabupaten Demak
– BKPP Kabupaten Demak
– DKK Kabupaten Demak
– Din Perpusar Kabupaten Demak
– Din Kominfo Kabupaten Demak
– Din Nakerin Kabupaten Demak
– Din PMPTSP Kabupaten Demak

Tingkat Kecamatan dengan urutan Juara sbb :
– Kantor Kecamatan Karanganyar
– Kantor Kecamatan Bonang
– Kantor Kecamatan Demak

Tingkat Puskesmas dengan urutan Juara sbb :
– Puskesmas Bonang II
– Puskesmas Karangawen I
– Puskesmas Wedung II

Untuk Juara Favorit adalah SETDA KABUPATEN DEMAK

Penyerahan hadiah setelah upacara hari Korpri Tingkat Kabupaten Demak hari Jum’at tanggal 29 Nopember 2019 acara tasyakuran Hari Korpri.

RAPAT SENENAN BESERTA SEKRETARIS DESA SE KECAMATAN KARANGANYAR

Rapat Senenan bulan Nopember diikuti Struktural Kantor Kecamatan Karanganyar beserta Sekretaris Desa se Kecamatan Karanganyar dilaksanakan pada hari Senin, 25 Nopember 2019, sebelumnya dilaksanakan Apel pagi pada pukul pukul 07. 30 Wib, apel pagi diikuti semua Karyawan Kantor Kecamatan Karanganyar, PKH, UPK, Bapermas KB, Dinduk Capil danSekretaris Desa se Kecamatan Karanganyar.

Kemudian dilanjutkan Rapat SENENAN yang diikuti semua Struktural Kantor Kecamatan Karanganyar dan Sekretaris Desa se Kecamatan Karanganyar.Pimpinan Rapat Sekretaris Kecamatan Karanganyar (YANTO MULYANTO)menyampaikan hal-hal sebagaiberikut :
Kasi Kesra :
– Segera membentuk Satgas Desa ( Satgas Pendidikan desa untuk Anak yang putus sekolah ) dan juga akan membentuk Satgas Kecamatan.
– Mempersiapkan lomba Perpustakaan untuk tahun depan adalah desa Cangkring

Kasi Permas
– Akan memberikan surat Edaran tentang Pelaksanaan Bintek manajemen Keuangan Desa dan seminar hari Ibu.
– Untuk Desa yang belum mengirimkan Data permintaan Inspektorat kurang 7 Desa segera mengirimkan.

Kasi Trantib
– Jaga ketentraman di Desa masing dan segera laporan secepatnya bilamana ada kejadian yang menonjol

LOMBA UKS TINGKAT PROPINSI

Penilaian lomba UKS tingkat Propinsi Jateng di Kecamatan Karanganyar pada tanggal 11 Nopember 2019. Dalam rangka lomba sekolah sehat (LSS) tingkat TK.
Adapun tim penilai sebagai berikut :
1. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Tengah
2. Biro Kesra Propinsi Jawa Tengah
3. Kemenntrian Agama Propinsi Jawa Tengah
4. Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah

Tim Kabupaten yang hadir :
1. Kepala Bagian Setda Kabupaten Demak
2. Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak
3. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak

Tim Pembina UKS Tingkat Kecamatan
1. Camat Karanganyar
2. Sekcam Karanganyar
3. Kasi Kesra Kecamatan Karanganyar
4. Kepala Puskesmas I Karanganyar
5. Kepala Puskesmas II Karanganyar
6. Kepala UPT. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kec. Karanganyar

RAPAT STAF DAN SEKDES SE KECAMATAN KARANGANYAR

Rapat Senenan bulan Nopember 2019, minggu ke 2 Senin tanggal 11 Nopember 2019 diikuti Struktural Kantor Kecamatan Karanganyar beserta Sekretaris Desa se Kecamatan Karanganyar.
Sebelumnya diawali apel pagi pagi pukul 07. 30 Wib diikuti semua Karyawan Kantor Kecamatan Karanganyar, PKH, UPK, Bapermas KB, danSekretaris Desa se Kecamatan Karanganyar.

Kemudian dilanjutkan Rapat SENENAN yang diikuti semua Struktural Kantor Kecamatan Karanganyar dan Sekretaris Desa se Kecamatan Karanganyar. Pimpinan Rapat Camat Karanganyar (SUGIANTO,S.IP,MM) menyampaikan hal-hal sebagaiberikut :
– Tingkatkan Kedisiplinan dalam bekerja dan dalam kehidupan sehari-hari
– Jaga Kondis Kesehatan dan keselamatan
– Peningkatan SDM kita tingkatkan supaya tidak ketinggalan dengan kemajuan jaman di era melinia.
– Permintaan SPJ DD/ADD segera di kumpulkan
– Jadwal DESK yang sudah di jadwalkan harap di selesaikan tepat waktu
– Awal bulan Desember paparan RAPBDES segera di siapkan.
– Profil Desa tahun 2018 yang belum segera dibuat dan diselesaikan jangan sampai nantinya dievalusi belum selesai.
– Segera laporan ke Camat / Bupati bila ada kejadian yang menonjol.
– Laporan Penduduk tanggal 3 – 5 tiap bulannya harap di kirim di Kecamatan.
– Tahun 2020 Desa harus bebas ODF ( dilarang buang air besar sembarangan )
– Stunting juga di prhatikan.
– Tidak boleh membuang sampah di sembarang tempat, desa diharapkan membuat Bak Sampah di desa masing-masing
– DUMP

LOMBA PENILAIAN BUDAYA KERJA TINGKAT KABUPATEN DEMAK TAHUN 2019

Penilaian lomba Budaya Kerja Tingkat Kabupaten Demak untuk Kantor Kecamatan Karanganyar pada hari Rabu, 6 Nopember 2019, hadir dalam penilaian tersebut Tim Penilai dari Kabupaten Demak :
1. Kabag Kesra Setda Kabupaten Demak
2. Kabag Umum Setda Kabupaten Demak
3. Kabag Pembangunan Setda Kabupaten Demak
4. Kabag Orpeg Setda Kabupaten Demak
5. Dll

Penilaian Budaya Kerja tersebut mencakup diantaranya kebersihan, ketertiban/ tata tertib , dokumentasi, keuangan, kesenian, keolah ragaan, kebersamaan dll

Bilamana berkenan Kecamatan Karangaanyar untuk maju ke 3 besar untuk tingkat Kantor Kecamatan se Kabupaten Demak, maka siap untuk tampil maju di Tingkat Kabupaten Demak.

RAPAT KOORDINASI TENTANG PERILAKU HIDUP SEHAT DAN TIDAK MEMBUANG AIR BESAR DI SEMBARANGAN

Pada hari Senin, tanggal 04 Nopember 2019 jam 08.30 Wib telah melaksanakan Rapat koordinasi ODF ( Perilaku hidup sehat) dan tidak membuang air besar sembarangan di ruang pertemuan kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak.
Rapat tersebut dihadiri 17 Desa yang terdiri dari Ketua Tim penggerak PKK Desa, Kader Posyandu dan PKM masing –masing Desa.
Rapat tersebut membahas tentang :
1. Untuk tahun 2020 wajib Desa menganggarkan untuk stunting, tidak dibuat pelatihan tapi untuk kegiatan SDM
2. Tahun 2020 wajib menganggarkan BBGRM, untuk pelaksanaan 1 bulan penuh, kalau jatuh puasa diberikan uang saku, kegiatannya yaitu gotong royong dan bersih lingkungan.
3. Dana transfer bukan uang kepala Desa tetapi uang masyarakat, jadi bapak kepala desa harus pinter-pinter mengelola dana transfer.
4. Tahun 2020 diharapkan untuk membangun manusiannya, bukan membangun infrastruktur.
5. karena untuk tahun 2019 masih banyak beberapa desa yang belum ODF sebanyak 11 Desa, dan diharapkan untuk tahun 2020 semua desa harus sudah ODF
6. untuk tahun 2020 semua warga masyarakat di pastikan sudah mempunyai jamban, untuk itu agar dianggarkan untuk jambanisasi dari anggaran DD atau Bangub.

REFRESING KADER POSYANDU PEDULI STUNTING KABUPATEN DEMAK DI KECAMATAN KARANGANYAR

Pada hari Senin tanggal 4 Nopember 2019, di Aula Kecamatan Karanganyar, telah dilaksanakan Refresing Kader Posyandu Peduli Stunting Kabupaten Demak bertempat di Aula Kecamatan Karanganyar, hadir dalam acara tersebut :
1. DKK Kabupaten Demak
2. PKK Kabupaten Demak
3. Dinpermades P2KB Kabupaten Demak
4. Bappeda Kabupaten Demk
5. Ketua PKK Desa se Kecamatan Karanganyar
6. Kader Posyandu desa se Kecamatan Karanganyar.
7. Kader Pemberdayaan Manusia ( KPM )

Tim Pokja IV PKK Kabupaten Demak dalam materinya tentang Peran PKK dalam penanganan Stunting sbb
– Apa Stunting : Kondisi gagal tumbuh pada anak di bawah umur 2 tahun yang di sebabkan karena kurang gizi dan kronis, Balita yang pendek, yang menurut umurnya di bandingkan dengan standart anak-anak balita umumnya.
– Bahaya Stunting : Otak anak sulit untuk berkembang dan tubuh sulit untuk tumbuh/gangguan pertumbuhan fisik, gangguan metabolisme dalam tubuh.
Terganggunya perkembangan otak dan kecerdasan, menurunnya kemampuan kognitif dan prestasi belajar.
Menurunnya kekebalan tubuh sehingga mudah sakit.
– Awal Stunting : Sejak Ibu Mulai Mengandung ( hamil ) hingga anak umur atau usia 2 tahun
Stunting tidak berkaitan masalah Kemiskinan, akan tetapi berkaitan dengan perilaku.

Upaya Pencegahan :
1. Ibu Hamil dan Bersalin
• Intervensi pada 1.000 hari pertama kehidupan;
• Mengupayakan jaminan mutu ante natal care (ANC) terpadu;
• Meningkatkan persalinan di fasilitas kesehatan;
• Menyelenggarakan program pemberian makanan tinggi kalori, protein, dan mikronutrien (TKPM);
• Deteksi dini penyakit (menular dan tidak menular);
• Pemberantasan kecacingan;
• Meningkatkan transformasi Kartu Menuju Sehat (KMS) ke dalam Buku KIA;
• Menyelenggarakan konseling Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan ASI eksklusif; dan
• Penyuluhan dan pelayanan KB.
2. Balita
a. Pemantauan pertumbuhan balita;
b. Menyelenggarakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita
c. Menyelenggarakan stimulasi dini perkembangan anak;
d. Memberikan pelayanan kesehatan yang optimal.
3. Anak Usia Sekolah
a. Melakukan revitalisasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS);
b. Menguatkan kelembagaan Tim Pembina UKS;
c. Menyelenggarakan Program Gizi Anak Sekolah (PROGAS);
d. Memberlakukan sekolah sebagai kawasan bebas rokok dan narkoba
4. Remaja
a. Meningkatkan penyuluhan untuk perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),
b. Pola gizi seimbang dan konsumsi tablet tambah darah bagi Remaja putri
c. Tidak merokok, dan tidak mengkonsumsi narkoba;
d. d.Pendidikan kesehatan reproduksi
5. Dewasa
a. Penyuluhan dan pelayanan keluarga berencana (KB);
b. Deteksi dini penyakit (menular dan tidak menular); dan
c. Meningkatkan penyuluhan untuk PHBS, pola gizi seimbang, tidak merokok/mengkonsumsi narkoba.
Bagaimana menangani stunting?
a. Pemberian makanan tambahan kepada ibu hamil KEK dan berasal dari keluarga miskin
b. Pendampingan kepada semua ibu hamil agar patuh mengkonsumsi tablet tambah darah
c. Kelas ibu hamil
Demikian untuk menjadikan periksa dan terima kasih

Continue reading “REFRESING KADER POSYANDU PEDULI STUNTING KABUPATEN DEMAK DI KECAMATAN KARANGANYAR”

LOUNCING PERDANA BUS LISTRIK MAB ( MOBIL ANAK BANGSA )

Pada hari Sabtu, 2 Nopember 2019 telah di luncurkan pertama kali di Indonesia yaitu Mobil Tenaga Listrik, diserahkan dari PT. MAB (Mobil Anak Bangsa ) Bus Listrik model MD 12 ENF Kepada PT.PAITON ENERGY tepatnya di Desa Karanganyar Kecamatan karanganyar Kabupaten Demak yang didirikan pada pertengahan tahun 2017, dan pada hari ini sabtu 2 Nopember 2019 di serahkan secara langsung oleh Founder MAB. Jendral TNI (purn) DR. H. MOELDOKO, S.IP, Kepada Mr. KOICHIRO MIYAZAKI ( Presiden direktur Paiton ). Mobil dengan ramah lingkungan tanpa bahan bakar minyak, penyerahan Produk Bus Listrik yang di lakukan pada hari Sabtu tanggal 2 Nopember 2019 tersebut merupakan penjualan komersial yang dilakukan MAB yang telah di tanda tangani sejak tangal 2 Juli 2019.

Sebelum di serahakan secara resmi PT. PAITON telah melakukan uji coba atau test secara kwalitas dengan acara pemotongan pita dan pecah kendi oleh Jendral TNI (purn). MOELDOKO.
Penyerahan secara simbolis Bus MAB MD 12 ENF dari Bapak Jendral TNI (Purn) Moeldoko kepada Presiden Direktur PT. Paiton Energy Mr. Koichiro Miyazaki.
Uji coba perdana oleh Bpk. Jendral TNI (Purn) Moeldoko bersama Mr. Koichiro Miyazaki, Bpk. Mayor Jendral TNI (purn) Leonard, (presiden direktur ) MAB, Bpk. Bambang Tri Soepandji ( PT. Karoseri Anak Bangsa), dll 3 Unit Bus berkeliling kota Kudus PP selama kurang lebih 45 menit.
Acara dilanjutkan penyerahan bingkisan kepada Anak Yatim sebanyak 35 orang oleh Bpk. Jend.TNI (purn) Moeldoko.

Bus listrik MAB ini mempunyai spesifikasi umum sebagai berikut :
– Kapasitas Penumpang : 45 Orang
– Dimensi : PxLxT = 12 m x 2,5 m x 3,75 m
– Baterai : Type Life PO water cooled
– Kapasitas Baterai : 250 Kwh. 404 Ah
– Power : 150 Kw (Rated) – 200 Kw (peak)
– Max Speed : 100 kmh

Bus Listrik MD 12 ENF ini merupakan hasil kerja keras MAB dalam mewujudkan kemampuan produk Bus Listrik karya anak bangsa, dan akan memproduksi kendaraan listrik berbagai type mulai bus ukuran 12 m, 8 m maupun yang 5 m, yang berharap akan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi polusi udara.