
Karanganyar|06/05/2020;. Semakin maraknya pencurian dan penyebaran covig 19 Kepala Desa Cangkring rembang (Bapak KOmari) bersama seluruh Pemerintahan Desa dan Warga Masyarakat bergotong royong melakukan penutupan akses jalan Desa Cangkring Rembang. akses jalan tersebut di tutup menggunakan beberapa bambu yang dipalangkan ke jalan-jalan yang menuju akses desa Cangkring Rembang.
Kegiatan tersebut dilakukan pada hari Rabu, 06 Mei 2020.
Dari hasil penutupan tersebut, beberapa akses jalan menuju Desa Cangkring Rembang ditutup total dan hanya diberikan satu akses jalan untuk keluar masuk warga masyarakat di desa tersebut.
Dengan dibuatkan posko Covig 19 pada Jalur satu akses tersebut diharapkan dapat memantau para pendatang/ pemudik dari luar kota sehingga dapat terkoordinasi dengan baik.
Apabila ada pemudik/warga masyarakat Desa Cangkring Rembang yang pulang kampung dari luar kota, disediakan karantina selama 14 hari dan diperiksa bidan Desa setempat untuk mendeteksi infeksi Covid-19 sebagai upaya pencegahan hal-hal yang tidak diinginkan terkait penyebaran covig 19,” kata Perangkat Desa setempat. Dengan adanya penutupan akses tersebut berguna untuk mengantisipasi maraknya pencurian di berbagai kota, sehingga posko jaga selalu keliling kampung tiap malam guna menjaga keamanan dan kenyamanan warga masyarakat.

