Dalam mengantisipasi mewabahnya virus Corona Pemerintahan Desa Wonoketingal memberlakukan penutupan akses jalan menuju kampung atau jalan menuju desa, penutupan akses jalan tersebut atas dasar musyawarah desa setempat. Penutupan jalan tersebut lebih banyak diatas jembatan karena akes jalannya melalui sungai.
Desa wonoketingal ada 39 RT dan 8 RW dan menuju desa tersebut ada 20 gang akses jalan. Kemudian akses jalan yang di tutup sebanyak 16 gang, dan di sebagai akses masuk 4 gang.
Dari 4 akses tersebut disetiap pintu masuk terdapat Pos penjagaan Covid 19 , yaitu Linmas, perangkat desa dan Karangtaruna.
Maksud dan tujuan penutupan jalan akses tersebut adalah untuk mengetahui keluar masuk warga desa setempat akan diketahui, itu warga desa sendiri atau bukan, dan juga akan terkontrol pendatang atau warga yang baru pulang dari rantau atau yang pulang dari daerah lain ( kota besar ) hal itu yang jaga di Posko juga harus mengetahui karena warga yang baru pulang dari rantau diharuskan lapor di posko Covid 19 tingkat desa dan hal itu sebagai ODP dan diharapkan menghimbau untuk mengkarantina mandiri di rumah selama 14 hari walau di desa disediakan tempat isolasi.
Dengan harapan penutupan jalan akses jalan menuju ke desa wonoketingal akan aman terkendali terhindar dari wabah Covid Corona dan juga aman dari tindak kriminal. (by Kec.Karanganyar)
PENUTUPAN JALAN AKSES DESA WONOREJO
Untuk mengantisipasi berkembangnya dan juga memutus rantai kehidupan virus Covid 19 Pemerintah desa wonorejo atas dasar musyawarah desa, jalan akses menuju kampung atau menuju masuknya jalan desa dibatasi dengan portal atau penutupan jalan.
Hal tersebut bertujuan untuk mendeteksi dan mengantisipasi berkembangnya virus corona yang lagi mewabah dunia, dan juga untuk mengantisipasi tindak kriminal atau pencurian.
Dari 23 akses jalan desa ditutup dan hanya 1 pintu keluar masuk desa wonorejo dan 1 masuk dukuh kedung banteng, dari kedua pintu tersebut ada pos-posnya atau penjagaan dan dijaga oleh Linmas desa setempat. Hal tersebut akan diketahui warga yang akan keluar atau masuk kampung jika ada warga yang baru datang atau pulang dari rantau tentunya akan melapor di pos penjagaan atau pos Covid 19 sebagaimana orang tersebut sebagai ODP .
Dengan harapan Pemerintah desa Wonorejo tetap aman dan kondusif. (by.Kec.Karanganyar)
PENYEMPROTAN DISINFEKTAN DI DESA WONOREJO
Desa wonorejo adalah salah satu desa di Kecamatan Karanganyar sebagai salah satu jantung kota Kecamatan, dalam masa pandemik wabah Corona saat ini Pemerintah Desa masih tetap melaksanakan antisipasi menyebarnya virus tersebut.
Pada hari Kamis tanggal 7 Mei 2020, Pemerintah desa tidak segan-segannya untuk melaksanakan penyemprotan Disinfektan ke seluruh wilayah Desa, sudah beberapa kali melakukan kegiatan seperti ini, biasanya penyemprotan disinfektan dilakukan oleh ketua RT/RW dan Karangtaruna, namun kali ini Pemerintah Desa menyewa mobil tangki milik Damkar Kab. Demak beserta personil dan operatornya.
Penyemprotan tetap dilaksanakan sesuai dengan musyawarah desa yaitu di tempat fasilitas umum Masjid, dan mushola serta rumah-rumah warga dan jalan desa, dari 27 RT dan ada 3 RW kemudian desa Wonorejo terdiri dari 2 dukuh : dukuh wonorejo dan dukuh kedung banteng, satu hari cleir semua dukuh tersebut tersemprot disinfektan.
Dengan harapan semua akan terhindar dari wabah dan juga mengantisipasi berkembangnya virus corona.(by Kec.Karanganyar)
PENGECEKAN POSKO CANGKRING REMBANG
Setelah beberapa desa sudah di patroli, giliran terakhir desa Cangkring rembang tidak ketinggalan juga untuk disamperi poskonya oleh camat Karanganyar pada pukul 24. 30 Wib, dengan semangat para penjaga posko yang ada ditempat yaitu berjumlah 6 orang dengan senang hati bapak camat karanganyar sudi berkunjung di Posko Cangkring rembang. Semangat yang dilaksanakan para relawan penaggulangan Covid 19 yang terdiri dari Linmas, RT/RW dan Karangtaruna untuk berjaga bilamana ada pendatang atau warga yang baru pulang tengah malam dissamping itu juga untuk meningkatkan kewaspadaan dari tindakan kriminalisme
Bahwa untuk desa Cangkring rembang akses masuk desa hanya ada 3 jalur lainya 18 gang atau jalur yang masuk ke desa ditutup sementara, sampai virus covid 19 benar-benar sudah dinyatakan hilang atau sirna.
SUASANA MALAM DI BALAI DESA TUWANG
Melanjutkan kegiatan keliling desa dan juga pengontrolan sekaligus ronda malam di wilayah Kecamatan Karangayar, Camat Karanganyar menyempatkan diri untuk kontrol Posko Covid 19 di desa Tuwang yang saati itu pukul 23.45 Wib, Posko penanggulangan Covid 19 desa Tuwang tidak pernah sepi dari penjaagaan, kenyaataan di tengan malam masih ada penjaganya yang selalu siap siaga.
Tujuan dari pada ronda tersebut adalah untuk pengecekan apakah sesuai dengan didirikannya posko tersebut dengan fungsinya, ternyata Posko desa Tuwang ditengah malam masih juga ada penjaganya yaitu 2 Anggota Linmas dan 1 perangkat desa.

Hal tersebut disamping untuk penjagaan penyebaran Covid 19 juga untuk mengantisipasi penjagaan dari segi kemananan warga yaitu tindak kejahatan atau kriminal.
KONTROL WILAYAH
Dalam mengantisipasi pemutusan penyebaran virus Corona serta penjagaan lingkungan yang aman dan kosusif Camat Karananyar ( Sugianto, S.IP.MM ) meluangkan waktu untuk mengontrol keliling ke desa-desa pada malam hari, kali ini beliau ke Desa Kotakan pada pukul 22.15 Wib langsung menuju ke Balai Desa Kotakan dan Posko Pengamanan Covid Desa dan tidak segan-segan petugas Posko mengambil langkah untuk menodongkan alat suhu tubuh atau termometer kepada Camat Karanganyar, hal tersebut dibenarkan oleh bapak Sugianto bahwa sebagai petugas Posko Covid atau petugas Posko Desa harus berani seperti itu karena siapapun yang datang ke desa atau masuk ke desa selain warga desa setempat harus di data atau paling tidak mengisi buku tamu dengan tujuan menganatisipasi siapa yang datang, dari mana asal dan tujuan dan juga mengantisipasi dan menjaga keamanan desa dari tindakan kriminal.

Dengan kehadiran Camat karanganyara tersebut disambut positif oleh petugas Posko Linmas desa dan didampingi oleh Babinkamtibmas desa Kotakan.
PEMANTAUAN WILAYAH DI DESA CANGKRING REMBANG

Untuk ketiga kalinya Camat Karanganyar sugianto, S.IP.MM melaksanakan pemantauan di wilayah Karanganyar kususnya di Desa Cangkring Rembang. Pemantauan Tersebut dilaksanakan pada hari JUm’at, 08 Mei 2020 Jam 23.00 WIB di Posko Desa Cangkring rembang dengan di temani Warga Masyarakat yang berjaga.
dalam pemantauan tersebut Bpk SUgianto menghimbau kepada warga masyarakat untuk memperketat penjagaan kususnya di posko COvig19 dikarenakan banyaknya pemudik yang masih di Luar kota yang sampai saat ini masih dalam larangan pulang kampung. sehingga mereka melakukan berbagai cara untuk pulang kerumah masing-masing.
jikalau ada pemudik/ pendatang dari luar kota yang masuk kewilayah Desa Cangkring Rembang agar segera dilakukan karantina kususnya karantina mandiri atau di sediakan Di masing-masing Desa.
karena Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah. jikalau diwilayah desa ini ada yang ter infeksi covig19 , segeralah diberitahu untuk mengisolasi diri selama 14 hari baik secara mandiri atau di tempatkan di isolasi yang sudah disediakan di Desa.
Lakukanlah juga Siskamling dengan mengelilingi di sekitar wilayah Desa demi keamanan dan ketentraman warga dikarenakan maraknya pencurian yang disebabkan faktor ekonomi karena dampak covig19, atau karena keadaan yang mengakibatkan seseorang melakukan tindak kejahatan. .” jaga stamina dan tetap semangat, ” kata Bpk SUgianto, S.IP.MM.
GIAT PENYEMPROTAN DISENFEKTAN BPBD KAB DEMAK BERSAMA MUSPIKA KARANGANYAR

Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Demak bersama Muspika Karanganyar ( Danramil, Kapolsek dan Camat Karanganyar) melakukan giat Penyemprotan Disinfektan di wilayah Kecamatan Karanganyar khususnya desa-desa yang terkena dampak covig19. Sebelum acara penyemprotan, dilaksanakan apel bersama di Depan Kantor Kecamatan Karanganyar dengan dipimpin langsung oleh bapak Sugianto, S.IP.MM selaku Camat Karanganyar dan memberikan brifing terkait penyemprotan Disenfektan di Wilayahnya. Setelah itu, Penyemprotan dibagi 2 (dua) Team yaitu untuk penyemprotan pertama dilaksanakan di Desa Ngemplik Wetan dilanjutkan ke Desa Ketanjung.


Sedangkan penyemprotan yang ke 2 (dua) dilaksanakan di Desa Wonoketingal. Penyemprotan dilakukan pagi hari pukul 09.00 WIB dan sampai jam 11.30 WIB. penyemprotan disinfektan tersebut mulai dilaksanakan di tempat fasilitas umum, di jalan raya, pemukiman-pemukiman padat penduduk dan tempat-tempat yang dijadikan perkumpulan atau rapat kususnya dibalai Desa dan Masjid setempat sebagai upaya pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19). Menyikapi meluasnya penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Demak, Harapannya melalui penyemprotan disinfektan ini pemutusan mata rantai Covid-19.


PEMANTAUAN WILAYAH DI DESA KARANGANYAR

Untuk kedua kalinya Camat Karanganyar sugianto, S.IP.MM melaksanakan pemantauan di Wilayah Kecamatan Karanganyar kususnya di Desa Karanganyar. Pemantauan Tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 07 Mei 2020 Jam 22.30 WIB di Posko Desa Karanganyar dengan di temani Bapak Agus Sudirto dan Sekretaris Desa Latif Firdaus SP.
dalam pemantauan tersebut Bpk SUgianto menghimbau kepada Kepala Desa dan Sekretaris Desa untuk memperketat penjagaan kususnya di posko COvig19 dikarenakan banyaknya pemudik yang masih di Luar kota yang sampai saat ini masih dalam larangan pulang kampung. sehingga mereka melakukan berbagai cara untuk pulang kerumah masing-masing.
jikalau ada pemudik/ pendatang dari luar kota yang masuk kewilayah Desa Karanganyar agar segera dilakukan karantina kususnya karantina mandiri atau di sediakan Di masing-masing Desa.
karena Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.” Kata Bapak Sugianto, S.IP.MM
jikalau diwilayah desa ini ada yang ter infeksi covig19 , segeralah diberitahu untuk mengisolasi diri selama 14 hari baik secara mandiri atau di tempatkan di isolasi yang sudah disediakan di Desa.
Lakukanlah Pemantauan, jaga jarak , sediakan makan minum, obat2tan herbal untuk menunjang imun tubuh( bisa melalui dana DD atau bantuan masyarakat ) dan pemeriksaan kondisi oleh bidan desa / Dokter diwilayah masing-masing Desa. bila kondisi semakin parah, langsung dibawa kerumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
PEMANTAUAN WARGA PENDATANG YANG DIKARANTINA DI DESA CANGKRING REMBANG

Dalam rangka penanganan dan pencegahan Covig 19 yang sudah merebah di wilayah Kabupaten Demak, maka Camat Karanganyar Bpk.SUgianto,S.IP.MM bersama staf melakukan peninjauan di Desa Cangkring Rembang dikarenakan ada 8 Pemudik dari 2 (dua) Kota yaitu dari Jakarta dan Bogor. Para pemudik tersebut dikarantina di Tempat Isoliasi Kantor Balai Desa Cangkring rembang. rata-rata mereka merupakan pekerja bangunan yang mana mencari nafkah dengan merantau di berbagai kota. dari 8 (delapan) warga tersebut, diantaranya 6 (enam) orang dari Dukuh Cangkring rembang sendiri dan 2 (dua) orang Dari Dukuh Wonorenggo. awal kedatangan pemudik tersebut sejak hari rabu pagi sekitar jam 06.00 wib sebanyak 7 (tujuh) orang yaitu dari ibu kota Jakarta terus disusul 1 (satu) orang dari Kota Bogor.
selama karantina warga tersebut diperiksa dan dirawat oleh perawat/ bidan desa setempat, dan mendapatkan bantuan makan minum dari Pemerintahan Desa Cangkring rembang yang diambilkan dari Dana Desa. .” Untuk saat ini warga tersebut alhamdulillah dalam keadaan baik, dan belum ada gejala yang menuju ke covig 19, semoga mereka semua dalam keadaan sehat dan negatif dari covig19 sehingga dapat berkumpul dengan keluarga masing-masing ” kata perangkat desa yang memantau warga tersebut.
Camat Karanganyar juga memberikan himbauan kepada warga pemudik yang di karantina.” agar selalu menjaga jarak, menjaga kebersihan dan menjaga stamina tubuh dengan minum obat2 tradisonal sehingga tidak mudah terkena penyakit, dan apabila Seseorang mengalami demam (≥38 0C) atau riwayat demam atau gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek/sakit tenggorokan/batuk menyebabkan infeksi pernapasan berat, segera memberitahukan ke keperawat/bidan/penjaga pos isolasi untuk dirujuk ke Rumah Sakit.

