Setelah beberapa desa sudah di patroli, giliran terakhir desa Cangkring rembang tidak ketinggalan juga untuk disamperi poskonya oleh camat Karanganyar pada pukul 24. 30 Wib, dengan semangat para penjaga posko yang ada ditempat yaitu berjumlah 6 orang dengan senang hati bapak camat karanganyar sudi berkunjung di Posko Cangkring rembang. Semangat yang dilaksanakan para relawan penaggulangan Covid 19 yang terdiri dari Linmas, RT/RW dan Karangtaruna untuk berjaga bilamana ada pendatang atau warga yang baru pulang tengah malam dissamping itu juga untuk meningkatkan kewaspadaan dari tindakan kriminalisme
Bahwa untuk desa Cangkring rembang akses masuk desa hanya ada 3 jalur lainya 18 gang atau jalur yang masuk ke desa ditutup sementara, sampai virus covid 19 benar-benar sudah dinyatakan hilang atau sirna.
SUASANA MALAM DI BALAI DESA TUWANG
Melanjutkan kegiatan keliling desa dan juga pengontrolan sekaligus ronda malam di wilayah Kecamatan Karangayar, Camat Karanganyar menyempatkan diri untuk kontrol Posko Covid 19 di desa Tuwang yang saati itu pukul 23.45 Wib, Posko penanggulangan Covid 19 desa Tuwang tidak pernah sepi dari penjaagaan, kenyaataan di tengan malam masih ada penjaganya yang selalu siap siaga.
Tujuan dari pada ronda tersebut adalah untuk pengecekan apakah sesuai dengan didirikannya posko tersebut dengan fungsinya, ternyata Posko desa Tuwang ditengah malam masih juga ada penjaganya yaitu 2 Anggota Linmas dan 1 perangkat desa.

Hal tersebut disamping untuk penjagaan penyebaran Covid 19 juga untuk mengantisipasi penjagaan dari segi kemananan warga yaitu tindak kejahatan atau kriminal.
KONTROL WILAYAH
Dalam mengantisipasi pemutusan penyebaran virus Corona serta penjagaan lingkungan yang aman dan kosusif Camat Karananyar ( Sugianto, S.IP.MM ) meluangkan waktu untuk mengontrol keliling ke desa-desa pada malam hari, kali ini beliau ke Desa Kotakan pada pukul 22.15 Wib langsung menuju ke Balai Desa Kotakan dan Posko Pengamanan Covid Desa dan tidak segan-segan petugas Posko mengambil langkah untuk menodongkan alat suhu tubuh atau termometer kepada Camat Karanganyar, hal tersebut dibenarkan oleh bapak Sugianto bahwa sebagai petugas Posko Covid atau petugas Posko Desa harus berani seperti itu karena siapapun yang datang ke desa atau masuk ke desa selain warga desa setempat harus di data atau paling tidak mengisi buku tamu dengan tujuan menganatisipasi siapa yang datang, dari mana asal dan tujuan dan juga mengantisipasi dan menjaga keamanan desa dari tindakan kriminal.

Dengan kehadiran Camat karanganyara tersebut disambut positif oleh petugas Posko Linmas desa dan didampingi oleh Babinkamtibmas desa Kotakan.
PEMANTAUAN WILAYAH DI DESA CANGKRING REMBANG

Untuk ketiga kalinya Camat Karanganyar sugianto, S.IP.MM melaksanakan pemantauan di wilayah Karanganyar kususnya di Desa Cangkring Rembang. Pemantauan Tersebut dilaksanakan pada hari JUm’at, 08 Mei 2020 Jam 23.00 WIB di Posko Desa Cangkring rembang dengan di temani Warga Masyarakat yang berjaga.
dalam pemantauan tersebut Bpk SUgianto menghimbau kepada warga masyarakat untuk memperketat penjagaan kususnya di posko COvig19 dikarenakan banyaknya pemudik yang masih di Luar kota yang sampai saat ini masih dalam larangan pulang kampung. sehingga mereka melakukan berbagai cara untuk pulang kerumah masing-masing.
jikalau ada pemudik/ pendatang dari luar kota yang masuk kewilayah Desa Cangkring Rembang agar segera dilakukan karantina kususnya karantina mandiri atau di sediakan Di masing-masing Desa.
karena Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah. jikalau diwilayah desa ini ada yang ter infeksi covig19 , segeralah diberitahu untuk mengisolasi diri selama 14 hari baik secara mandiri atau di tempatkan di isolasi yang sudah disediakan di Desa.
Lakukanlah juga Siskamling dengan mengelilingi di sekitar wilayah Desa demi keamanan dan ketentraman warga dikarenakan maraknya pencurian yang disebabkan faktor ekonomi karena dampak covig19, atau karena keadaan yang mengakibatkan seseorang melakukan tindak kejahatan. .” jaga stamina dan tetap semangat, ” kata Bpk SUgianto, S.IP.MM.
GIAT PENYEMPROTAN DISENFEKTAN BPBD KAB DEMAK BERSAMA MUSPIKA KARANGANYAR

Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Demak bersama Muspika Karanganyar ( Danramil, Kapolsek dan Camat Karanganyar) melakukan giat Penyemprotan Disinfektan di wilayah Kecamatan Karanganyar khususnya desa-desa yang terkena dampak covig19. Sebelum acara penyemprotan, dilaksanakan apel bersama di Depan Kantor Kecamatan Karanganyar dengan dipimpin langsung oleh bapak Sugianto, S.IP.MM selaku Camat Karanganyar dan memberikan brifing terkait penyemprotan Disenfektan di Wilayahnya. Setelah itu, Penyemprotan dibagi 2 (dua) Team yaitu untuk penyemprotan pertama dilaksanakan di Desa Ngemplik Wetan dilanjutkan ke Desa Ketanjung.


Sedangkan penyemprotan yang ke 2 (dua) dilaksanakan di Desa Wonoketingal. Penyemprotan dilakukan pagi hari pukul 09.00 WIB dan sampai jam 11.30 WIB. penyemprotan disinfektan tersebut mulai dilaksanakan di tempat fasilitas umum, di jalan raya, pemukiman-pemukiman padat penduduk dan tempat-tempat yang dijadikan perkumpulan atau rapat kususnya dibalai Desa dan Masjid setempat sebagai upaya pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19). Menyikapi meluasnya penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Demak, Harapannya melalui penyemprotan disinfektan ini pemutusan mata rantai Covid-19.


PEMANTAUAN WILAYAH DI DESA KARANGANYAR

Untuk kedua kalinya Camat Karanganyar sugianto, S.IP.MM melaksanakan pemantauan di Wilayah Kecamatan Karanganyar kususnya di Desa Karanganyar. Pemantauan Tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 07 Mei 2020 Jam 22.30 WIB di Posko Desa Karanganyar dengan di temani Bapak Agus Sudirto dan Sekretaris Desa Latif Firdaus SP.
dalam pemantauan tersebut Bpk SUgianto menghimbau kepada Kepala Desa dan Sekretaris Desa untuk memperketat penjagaan kususnya di posko COvig19 dikarenakan banyaknya pemudik yang masih di Luar kota yang sampai saat ini masih dalam larangan pulang kampung. sehingga mereka melakukan berbagai cara untuk pulang kerumah masing-masing.
jikalau ada pemudik/ pendatang dari luar kota yang masuk kewilayah Desa Karanganyar agar segera dilakukan karantina kususnya karantina mandiri atau di sediakan Di masing-masing Desa.
karena Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.” Kata Bapak Sugianto, S.IP.MM
jikalau diwilayah desa ini ada yang ter infeksi covig19 , segeralah diberitahu untuk mengisolasi diri selama 14 hari baik secara mandiri atau di tempatkan di isolasi yang sudah disediakan di Desa.
Lakukanlah Pemantauan, jaga jarak , sediakan makan minum, obat2tan herbal untuk menunjang imun tubuh( bisa melalui dana DD atau bantuan masyarakat ) dan pemeriksaan kondisi oleh bidan desa / Dokter diwilayah masing-masing Desa. bila kondisi semakin parah, langsung dibawa kerumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
PEMANTAUAN WARGA PENDATANG YANG DIKARANTINA DI DESA CANGKRING REMBANG

Dalam rangka penanganan dan pencegahan Covig 19 yang sudah merebah di wilayah Kabupaten Demak, maka Camat Karanganyar Bpk.SUgianto,S.IP.MM bersama staf melakukan peninjauan di Desa Cangkring Rembang dikarenakan ada 8 Pemudik dari 2 (dua) Kota yaitu dari Jakarta dan Bogor. Para pemudik tersebut dikarantina di Tempat Isoliasi Kantor Balai Desa Cangkring rembang. rata-rata mereka merupakan pekerja bangunan yang mana mencari nafkah dengan merantau di berbagai kota. dari 8 (delapan) warga tersebut, diantaranya 6 (enam) orang dari Dukuh Cangkring rembang sendiri dan 2 (dua) orang Dari Dukuh Wonorenggo. awal kedatangan pemudik tersebut sejak hari rabu pagi sekitar jam 06.00 wib sebanyak 7 (tujuh) orang yaitu dari ibu kota Jakarta terus disusul 1 (satu) orang dari Kota Bogor.
selama karantina warga tersebut diperiksa dan dirawat oleh perawat/ bidan desa setempat, dan mendapatkan bantuan makan minum dari Pemerintahan Desa Cangkring rembang yang diambilkan dari Dana Desa. .” Untuk saat ini warga tersebut alhamdulillah dalam keadaan baik, dan belum ada gejala yang menuju ke covig 19, semoga mereka semua dalam keadaan sehat dan negatif dari covig19 sehingga dapat berkumpul dengan keluarga masing-masing ” kata perangkat desa yang memantau warga tersebut.
Camat Karanganyar juga memberikan himbauan kepada warga pemudik yang di karantina.” agar selalu menjaga jarak, menjaga kebersihan dan menjaga stamina tubuh dengan minum obat2 tradisonal sehingga tidak mudah terkena penyakit, dan apabila Seseorang mengalami demam (≥38 0C) atau riwayat demam atau gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek/sakit tenggorokan/batuk menyebabkan infeksi pernapasan berat, segera memberitahukan ke keperawat/bidan/penjaga pos isolasi untuk dirujuk ke Rumah Sakit.
Sosialisasi Surat Edaran& Perbub Takmir masjid Musola Di Desa Karanganyar

Menindaklanjuti peraturan BUpati Demak nomor 450.1/11 Tahun 2020 tentang pembatasan kegiatan (terutama kegiatan keagamaan) yang melibatkan massa ditengah pandemi covig19 diwilayah Kabupaten Demak. Kepala Desa Karanganyar (bapak Sudiarto) bersama seluruh elemen tokoh masyarakat, Perangkat Desa, BPD, LKMD dan Takmir masjid mengadakan sosialisasi terkait peraturan tersebut. acara tersebut dilaksanakan di Masjid Karanganyar pada tanggal 07 Mei 2020.
Ditengah wabah pandemik covig19 yang sedang merebah ke berbagai penjuru se wilayah nusantara ini khususnya di Kabupaten Demak, dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi himbauan pemerintah dalam pencegahan dan penanganan Covig19 maka berdasarkan hasil rapat Bupati Demak, Pimpinan DPRD Kabupaten Demak, Forkopimda, Pengadilan Negeri Demak, MUI Kabupaten Demak, Kementrian Agama Kabupaten Demak, PC NU dan PC Muhammadiyah Kabupaten Demak dan Dewan Masjid Kabupatenn Demak, telah disepakati dan harus ada tindak lanjut sebagai berikut:
1. Meniadakan kegiatan yang melibatkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak seperti :
a. Sholat Jum’ah berjamaah dimasjid.
b. Sholat Fardhu berjamaah di masjid/ dimushola.
c. SHolat Tarawih berjamaah di Masjid / dimushola.
d. Tadarus Al-Quran di Masjid /dimushola.
e. Kegiatan Ibadah Keagamaan Lainnya.
PEMANTAUAN WILAYAH DI BEBERAPA DESA SE KECAMATAN KARANGANYAR
Dalam rangka pemantauan kondisi wilayah di Kecamatan Karanganyar terkait covig 19, Camat Karanganyar Bp. SUgianto, S.IP.MM berserta Kasi Trantib Bp. Purwadi, S.Sos. melakukan Pemantauan terkait Posko Jogo yang berada di beberapa Desa kususnya di Desa Kotakan, Kedungwaru Kidul dan Desa Karanganyar.
pada hari rabu, 06 Mei 2020, jam 22.00 wib di Desa Kotakan sudah siaga awal dengan didampingi 2 (dua) personel polsek ikut memantau dan menjaga kondisi diwilayah tersebut.

Setelah itu, pemantauan dilanjutkan kembali Ke Desa Kedungwaru Lor. sesampai di Balai Desa Kedungwaru Lor, Bapak Sugianto, S.IP.MM dilakukan pengecekan suhu badan dengan menggunakan termometer digital. dan disediakan hanitaser untuk mencuci tangan sebelum masuk ke Balai Desa tersebut.

Dalam pemantauan tersebut, dikedungwaru lor sudah memenuhi standar pengecekan terkait covig19 sehingga untuk keadaan wilayah tersebut setidaknya bisa terantisipasi terkait Pencegahan penularan covig 19.
Disamping pemantauan, Camat karanganyar memberi arahaan terkait covig 19.” Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke berbagai wilayah Indonesia kususnya di Kabupaten Demak.
Gejalanya demam diatas 38 derajat celcius, batuk, sesak napas yang membutuhkan perawatan di Rumah Sakit. Gejala ini diperberat jika penderita adalah usia lanjut dan mempunyai penyakit penyerta lainnya, seperti penyakit paru obstruktif menahun atau penyakit jantung. Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:
Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19
Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19
Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan
Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.” Kata Bapak Sugianto, S.IP.MM
jikalau diwilayah desa ini ada yang ter infeksi covig19 , segeralah diberitahu untuk mengisolasi diri selama 14 hari baik secara mandiri atau di tempatkan di isolasi yang sudah disediakan di Desa.
Lakukanlah Pemantauan, jaga jarak , sediakan makan minum, obat2tan herbal untuk menunjang imun tubuh( bisa melalui dana DD atau bantuan masyarakat ) dan pemeriksaan kondisi oleh bidan desa / Dokter diwilayah masing-masing Desa. bila kondisi semakin parah, langsung dibawa kerumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
PENUTUPAN AKSES JALAN DESA CANGKRING REMBANG

Karanganyar|06/05/2020;. Semakin maraknya pencurian dan penyebaran covig 19 Kepala Desa Cangkring rembang (Bapak KOmari) bersama seluruh Pemerintahan Desa dan Warga Masyarakat bergotong royong melakukan penutupan akses jalan Desa Cangkring Rembang. akses jalan tersebut di tutup menggunakan beberapa bambu yang dipalangkan ke jalan-jalan yang menuju akses desa Cangkring Rembang.
Kegiatan tersebut dilakukan pada hari Rabu, 06 Mei 2020.
Dari hasil penutupan tersebut, beberapa akses jalan menuju Desa Cangkring Rembang ditutup total dan hanya diberikan satu akses jalan untuk keluar masuk warga masyarakat di desa tersebut.
Dengan dibuatkan posko Covig 19 pada Jalur satu akses tersebut diharapkan dapat memantau para pendatang/ pemudik dari luar kota sehingga dapat terkoordinasi dengan baik.
Apabila ada pemudik/warga masyarakat Desa Cangkring Rembang yang pulang kampung dari luar kota, disediakan karantina selama 14 hari dan diperiksa bidan Desa setempat untuk mendeteksi infeksi Covid-19 sebagai upaya pencegahan hal-hal yang tidak diinginkan terkait penyebaran covig 19,” kata Perangkat Desa setempat. Dengan adanya penutupan akses tersebut berguna untuk mengantisipasi maraknya pencurian di berbagai kota, sehingga posko jaga selalu keliling kampung tiap malam guna menjaga keamanan dan kenyamanan warga masyarakat.
