SEDEKAH BUMI DESA KARANGANYAR

Senin, 20Juli 2020, dalam sistem pertanggalan Jawa ada satu bulan yang dikenal dengan Bulan Apit. Bulan Apit adalah salah satu bulan yang amat mulia dan biasanya dianggap sebagai bulan yang sangat sakral.

Pada bulan ini masyarakat Desa Karanganyar mempunyai tradisi yang disebut dengan Sedekah Bumi. Acara sedekah bumi ini diadakan sebagai wujud rasa syukur masyarakat atas hasil pertanian yang telah didapatkan dalam satu tahun ini.

Acara adat ini sebenarnya sangat populer di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Tradisi sedekah bumi mempunyai makna yang dalam bagi masyarakat, sedekah bumi itu sudah menjadi salah satu bagian yang sudah menyatu dengan masyarakat–yang tidak akan mampu untuk dipisahkan dari budaya Jawa–yang menyiratkan simbol penjagaan terhadap kelestarian yang khas bagi seluruh masyarakat, khususnya yang ada di pulau jawa.

Dalam pelaksanaan sebelumnya (Tahun Lalu) , Desa Karanganyar  berkumpul dan mengadakan syukuran dengan membawa makanan dari rumah masing-masing dan dikumpulkan menjadi satu kemudian dilanjutkan doa bersama.

Warga juga memperingatinya dengan mengadakan pagelaran wayang ataupun ketoprak. Tapi kali ini berbeda dengan tahun sebelum nya, dikarenakan Pandemik Covid-19 belum berakhir maka untuk Apitan Kali ini Di Desa Karanganyar hanya melaksanakan Tasyakuran di Balai Desa saja Sebagai bentuk  rasa syukur kepada sang pencipta.  kegiatan tasyakuran tersebut berjalan dengan hikmat, dan khusyu. Dengan dihadiri Forkopincam Karanganyar Pelaksanakan Tasyakuran berjalan dengan lancar.

Semoga dengan adanya sedekah bumi ini segala hajat dan harapan warga masyarakat desa Karanganyar segera terkabulkan, dan selalu diberikan perlindungan oleh Sang Pencipta  ( alloh swt).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *