PEMBERIAN BANTUAN ALAT KESEHATAN DARI BAGIAN KESRA KABUPATEN DEMAK


Untuk mensikapi keadaan penyebaran corona disaat ini Pemerintah Kabupaten Demak ( Bagian Kesra Setda Kabupaten Demak ) memberikan bantuan Kepada masjid-masjid di Kabupaten Demak ditiap Kecamatan satu masjid.
Kusus untuk Kecamatan Karanganyar diberikan ke Masjid Baiturrohman Desa Cangkring rembang RT. 05 RW. 3.
Dari rombongan yang akan memberikan bantuan tersebut diterima dengan senang oleh takmir masjid Baiturrohman diantaranya yang hadir dalam kegiatan itu adaalah :
– Dari Bagian Kesra ( Sunu Dwi Sudarso, S. Sos, / Kasubag Bina Mental, Wiwik Dwi Kusrini, Dwi Utari, S. mSos )
– Dari Kecamatan Karanganyar ( Suharto,SE dan Purwadi, S. Sos )
– Sekretaris Desa Cangkring rembang ( M. Anis Rifqi, S.Pd)
– Takmir masjid Baiturrohman ( Saekul Mukid ) dan pengurusnya.

Barang yang di berikan untuk Masjid Baiturrohman antara lain berupa :
– Masker sebanyak 250 lb
– Rapites/ Termometer 1 buah
– Sabun cuci tangan 10 liter
– Alat tempat Handsainetezer 2 buah

Alat-alat tersebut diberikan langsung dan diterima oleh Ketua Takmir Masjid dan disaksikan oleh perangkat desa setempat pada pukul 13.00 Wib

RAPAT KOORDINASI PEMBERIAN BANTUAN


Rapat Koordinasi pemberian bantuan dari Bagian Kesra Setda Kabupaten Demak di ruang kerja Kantor Kecamatan Karanganyar, rapat tersebut dari Bagian Kesra Setda Kabupaten Demak yang hadir adalah
– Sunu Dwi Sudarso, S. Sos ( Kasubag Bina Mental )
– Wiwik Dwi Kusrini
– Dwi Utari
Kecamatan Karanganyar di wakili Kasi Kesra ( Suharto, SE )
Rapat Koordinasi tersebut membahas penempatan Masjid yang akan diberi bantuan, dan menanyakan Masjid dan Mushola yang tidak melaksanakan Sholat jamaah ( Sholat Jum’atan, Sholat fardu maupun sholat Taruwih )
Namun di wilayah Kecamatan Karanganyar semua Masjid dan Mushola masih tetap melaksanakan sholat berjamaah.
Untuk pemberian bantuan alat Kesehatan yang diberikan oleh Bagian Kesra Setda Kabupaten Demak di tempatkan di Masjid BAITURROHMAN desa Cangkring Rembang RT. 05 RW. 3. Setelah memutuskan dan kesepakatan kemudian rombongan dan Kecamatan langsung menuju ke lokasi Masjid

SOSIALISASI LOMBA KAMPUNG JUARA


Dalam menjelang kegiatan lomba Kampung Juara yang diselenggarakan oleh Dinperkim Kabupaten Demak, besok pada bulan Juni mendatang, perlu diadakan sosialisasi atau penjelasan tentang tata cara dalam mengikuti lomba tersebut, untuk Wilayah Kecamatan Karanganyar banyak potensi untuk maju lomba kampung juara diantaranya desa Karanganyar , pada hari Selasa, 5 Mei 2020 memberikan sosialisasi kepada Kepala desa Karanganyar dan perangkat desa untuk mengikuti lomba tersebut, dengan penjelasan dan sosialisasi tersebut kelihatannya Kepala desa akan memilih kampungnya untuk diikutkan maju lomba kampung juara.
Tujuan Loma Kampung Juara :
– Kegiatan tahunan yang diselenggrkan oleh Dinperkim kabupaten Demak, tahun 2020 merupakan tahun ke dua lomab kampung juara.
– Dihaapkan ada muncul kampung-kampung yang baru sebagai kampung impian dengan pendanaan yang dikeluarkan oleh swadaya masyarakat
– Merubah wajah kota dan menjadi salah satu uapaya meraih Adipura.
– Mempersiapkan Pemda untuk mengikuti lomba Hari Habitat di Propinsi jawa Tengah
Kriteria Lomba kampung Juara :
– Masuk dalam wilayah Kabupaten Demak
– Mempunyai wiwayat kumuh sebelumnya
– Lingkungan RT atau gabungan dari beberapa RT yang bersebelahan dalam satu Desa.
– Didaftarkan oleh Pemerinah Desa dan Mengetahui Camat setempat
Kriteria Penilaian :
– Kebersihan
– Penghijauan
– Ketertiban
– Keindahan
– Keberlanjutan
Hadiah Pemenang Lomba :
– Juara 1 130 juta
– Juara 2 120 juta
– Juara 3 100 juta
– Juara harapan 50 juta
Cara Pendaftaran :
– Mengisi formulir dengan mengunduh atau mendonlout Fanspage Kotaku
– Datang langsung ke sekretariat panitia di Base camp Kotaku Kab.Demak
– Menyusun profil singkat
Untuk lebih jelasnya bisa menghubungai Panitia Penyelenggara : Dinperkim, Bappeda, Kotaku, dan PokjanPKP Kabupaten Demak skretariat Jl. Kyai Jebat Demak.

RAKOR PENUTUPAN JALAN GANG DESA NGEMPLIK WETAN


Rapat Kordinasi antara Ketua RT ketua RW , Karang taruna dan juga oleh tokoh masyarakat, dilaksanakan di balai desa Ngemplik wetan Kecamatan Karangaganyar pada hari Selasa, 5 Mei 2020, pimpinan rapat Kepala Desa Ngemplik wetan ( Muhtafiin, ST ) menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan penutupan akses jalan yang menuju ke gang-gang atau kampung di desa Ngemplik wetan dan juga atas permintaan oleh tokoh masyarakat setempat.
Tujuan daripada penutupan portal tersebut antara lain yaitu :
1. Mengantisipasi dan mengurungi berkembangnya virus corona yang selama ini telah mewabah, maka untuk keluar masuk desa tersebut bisa diketahui atau dideteksi masyakarat desa setempat.
2. Mengantisipasi tindak kriminal yang selama ini terjadi di wilayah Karanganyar, maka dengan penutupan jalan akses menuju kampung-kampung tetap terkontrol dan terjaga bilamana ada warga selain desa setempat akan juga diketahui oleh penjaga portal tersebut. Karena selain warga desa diwajibkan untuk melapor.

Jalan Gang di desa Ngemplik dikatakan juga banyak sekalai, dengan kesepakatan dan telah ditetapkan oleh kepala desa Ngemplik bahwa untuk wilayah dukuh Tugu RW 1 ada 9 gang akses masuk, dengan sepakat dari 9 gang tersebut akan di tutup 7 gang yang mau masuk dibuka 2 gang untuk penjagaan keluar masuk warga setempat.
Wilayah dukuh Ngemplik yaitu RW 2 ada 3 gang dan akan dibuka hanya 1 untuk pos penjagaan, dari pos-pos penjagaan tersebut di jaga oleh 2 orang anggota Linmas siang dan malam dengan sistim ship atau bergantian.
Dengan sepakatan tersebut berharap untuk desa Ngemplik Aman dan terkendali dari virus Corona dan tindakan kriminal.

Telecomfren Gubernur Jawa Tengah Terkait Covig 19


Karanganyar| pada hari Rabu, tanggal 06 Mei 2020 di Gedung Pertemuan Kecamatan Karanganyar diadakan telecomfren dengan Gubernur Jawa Tengah Bapak Gajar Pranowo,SH.M.IP perihal Workshop Online pemberdayaan masyarakat dlm pencegahan Covid-19 Prov Jateng.
Acara tersebut dihadiri berbagai elemen khususnya untuk wilayah di Kecamatan Karanganyar adalah Bidan Desa , Perawat, dan Seluruh Kepala Desa se Kecamatan Karanganyar.
dan telecomfren yang lainnya dihadiri berbagai elemen yaitu bupati sejawa tengah, tenaga medis, kepala desa / satgas covig 19 se Jawa Tengah.
Dalam acara tersebut gubernur jawa tengah Bpk. Ganjar Pranowo, SH.M.IP menyampaikan beberapa hal terkait Pencegahan Covig-19 antara lain :
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meluncurkan gerakan ‘Jogo Tonggo’. Gerakan yang dibuat untuk saling menjaga tetangga saat Pandemi COVID-19. Istilah Jogo Tonggo diambil dari bahasa jawa. ‘Jogo’ artinya menjaga, sedangkan ‘Tonggo’ artinya tetangga.
Tugas anggota gerakan ini juga memastikan bantuan dan dukungan dari luar wilayah yang masuk ke daerahnya tepat sasaran dan tepat guna. Jogo Tonggo dibagi menjadi beberapa bidang yaitu “Bidang tugas Satgas, bidang kesehatan, bidang sosial dan keamanan, bidang ekonomi dan bidang hiburan.”
empat bidang tugas satgas tersebut dijabarkan dengan lengkap. Anggota pelaksana gerakan tersebut, yakni, Karang Taruna, Dasa Wisma, Posyandu, Linmas, warga di tingkat RW dan organisasi lain.


Konsep Satgas Jogo Tonggo ini diketuai oleh ketua RW dibantu para ketua RT, dan beranggotakan tim kesehatan, tim ekonomi, serta tim keamanan. Nantinya, ketua Satgas diwajibkan untuk melaporkan kegiatan sehari-hari kepada pihak desa atau kelurahan. Pelaksanaan Satgas Jogo Tonggo mencakup dua hal, yaitu jaring pengaman sosial dan keamanan, serta jaring ekonomi.
“Dengan mekanisme pemantauan tersebut, data warga terdampak COVID-19, baik secara kesehatan maupun ekonomi hingga wilayah RT bisa lebih akurat,” katanya.

PENUTUPAN AKSES JALAN KE DESA KETANJUNG


Karanganyar- Wabah virus corona (COVID-19) yang merebak di Indonesia beberapa waktu terakhir, membuat akses menuju desa di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Penutupan tersebut diketahui dan dilakukan oleh warga.
Selasa (5/5/2020), sejumlah jalan di Desa Ketanjung di Kecamatan Karanganyar, yaitu di DUkuh Norowito dan Dukuh Ketanjung, dipasangi beberapa bilah bambu untuk memblokade jalan menuju desa tersebut.

Disetiap bambu yang dipasang di jalan menuju desa, warga pun memasang bermacam-macam tulisan, di antaranya bertuliskan lockdown dan karantina wilayah. Sementara akses jalan lainnya, dipasangi tenda kecil untuk laporan keluar masuk desa.
Ngadiran (34), Perangkat Desa Ketanjung, mengatakan, dipasangnya portal bambu tersebut membuat warga lebih tenang, karena pemudik dari wilayah dari DKI Jakarta akan terlebih dahulu melapor ke pemerintah desa.

“Sedikit tenang, apalagi kan di desa ini tetangga saya banyak yang merantau keberbagai daerah khususnya di Jakarta,” kata Ngadiran.


Sementara, seorang pedagang keliling, Suratman (45), mengatakan, kalau ia terganggu dengan adanya penutupan tersebut, lantaran kesulitan untuk berjualan. Apalagi, sejak satu bulan terakhir ini sudah mengalami penurunan pendapatan akibat virus corona.

“Sangat terganggu, tapi mau gimana lagi,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Demak memberlakukan karantina wilayah parsial (KWP) untuk upaya memutus rantai pandemi corona virus disease 2019 (COVID-19). Pemberlakuan tersebut berlaku sejak awal bulan Mei Tahun 2020.

RAKOR PEMERINTAHAN DESA WONOKETINGAL


Karanganyar|05/05/2020. Pada hari Selasa, tanggal 05 Mei 2020 jam 08.00 WIb telah diadakan rapat koordinasi di Desa Wonoketingal terkait Covid 19. acara tersebut dihadiri seluruh perangkat desa wonoketingal, Sekretaris Desa Wonoketingal Bpk Djamal Adib dan Kepala Desa WOnoketingal Bpk Mudlofir.
Rapat tersebut membahas tentang Penutupan akses jalan dan penentuan jaga malam.
dari Semua jalan Desa di Desa WOnoketingal ,seluruhnya ditutup total kecuali 2 (dua) ruas jalan yang tidak ditutup , yaitu di ruas Jalan Desa WOnoketingal dukuh Gajah Lor yaitu dijembatan arah rumah Bapak Sekdes Djamal Adib, dan ruas jalan Dukuh WOnoketingal yaitu di jembatan arah rumah bapak Kepala Desa MUdlofir.
Ruas jalan tersebut didirikan posko untuk penjaga malam dengan diberi penjagaan sebanyak empat orang tiap malam. dan diberikan konsumsi 50 rb Permalam dan per pos diambilkan dari Anggaran Desa.

Pembinaan di Desa Undaan Kidul Bersama DPR Kab. Demak Wilayah Dapil 3.


Karangayar|05/05/2020. Pada hari Selasa, Tanggal 05 Mei 2020 jam 10.00 WIb Desa Undaan Kidul Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak mendapat kunjungan kerja dari DPR Wilayah Dapil 3 Kabupaten Demak.
dalam hal tersebut dihadiri oleh tim 1 antara lain di Bpk. Sudarno(PDI P) , Bpk. Isa Anshori (PKB), ST,Bpk Farodhi (PAN) dan Danang Saputro (Gerindra).
dalam kunjungan tersebut menyampaikan beberapa hal yaitu.
1. terkait bantuan yang ada di desa bersumber dari PKH, BPNT, BLT DD, agar tidak double. sehingga per KK mendapat 1 bantuan.
2. yang harus dicermati pergeseran dana DD untuk segera dimusdeskan sehingga masyarakat tahu, dan dibuatkan Berita Acara, Dokumentasi / Foto.
terkait dalam pergeseran DD tersebut yang harus di belikan adalah :
a. Pembelian Masker
b. Pembelian APD
c. Ruang isolasi diberi fasiltas seperti kipas angin, tempat tidur dll
d. pemberian honor untuk petugas yang menangani ruang isolasi sesuai dengan kemampuan desa masing-masing

PENUTUPAN AKSES JALAN DESA WONOKETINGAL


Karanganyar|05/05/2020;. Dalam rangka pencegahan dan penanggulangann Covig19 Camat Karanganyar Bpk.Sugianto, S.IP.MM melakukan peninjauan di Desa Wonoketingal terkait penutupan akses jalan Desa Wonoketingal Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak . Kegiatan Pemantauan tersebut dilakukan pada hari Selasa, 05 Mei 2020 didampingi staf Kecamatan Karanganyar.
Dari hasil pemantauan tersebut, beberapa akses jalan menuju Desa Wonketingal ditutup total dan hanya diberikan satu akses jalan untuk keluar masuk warga masyarakat di desa tersebut. Dengan dibuatkan posko Covig 19 pada Jalur satu akses tersebut diharapkan dapat memantau para pendatang/ pemudik dari luar kota sehingga dapat terkoordinasi dengan baik.
Apabila ada pemudik/warga masyarakat Desa Wonoketingal yang pulang kampung dari luar kota, disediakan karantina selama 14 hari dan diperiksa bidan Desa setempat untuk mendeteksi infeksi Covid-19 sebagai upaya pencegahan hal-hal yang tidak diinginkan terkait penyebaran covig 19,” kata Perangkat Desa setempat.

PENUTUPAN AKSES JALAN DESA NGALURAN


Karanganyar|05/05/2020. Dalam rangka Pencegahan dan penanggulangan COvig19, sebuah desa sentra pembuat Krupuk tayamum yaitu Desa Ngaluran di wilayah Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak. Sejak Selasa (05/05/2020) lalu, beberapa ruas jalan di desa ngaluran ditutup total dan menjadi satu ruas jalan, sehingga baik yang datang dan masuk kedesa tersebut bisa termonitor dengan baik, dan dijadikan posko Penjagaan COvig 19.

Kepala Desa Ngaluran, Bapak Moh.Kamil Romawi menyatakan, walaupun warga desanya tidak ada yang positif terinfeksi Corona, namun warga sepakat menutup akses jalan berdasarkan kajian selama 2 pekan sebelumnya.

“Kami akhirnya sepakat, beberapa ruas jalan desa itu harus ditutup dan hanya tiga ruas jalan yang dijadikan keluar masuk warga tersebut yaitu Satu Ruas Jalan Menuju Ke DUkuh Ngaluran dan dua Ruas Jalan Menuju Ke Dukuh Kalitekuk sehingga memudahkan pemantauan kepada warga desa ngaluran yang melakukan mudik/ pulang kampung ke desa kita, Selasa (05/05/2020).


Menurut Kades Romawi juga, ada dua faktor mengapa warga sepakat ada penutupan total ruas jalan di desa mereka. Pertama, untuk memantau pemudik yang datang ke Desa Ngaluran sehingga bisa terkoordinasi, dan orang luar yang masuk kewilayah Desa tersebut, kususnya pekerja pembuatan krupuk dengan diterapkan pemakaian masker dan hanitaser di tempat produksi pembuatan krupuk untuk mencegah dan menagggulangi covig 19 dengan cara hidup bersih.