
Karanganyar| pada hari Rabu, tanggal 06 Mei 2020 di Gedung Pertemuan Kecamatan Karanganyar diadakan telecomfren dengan Gubernur Jawa Tengah Bapak Gajar Pranowo,SH.M.IP perihal Workshop Online pemberdayaan masyarakat dlm pencegahan Covid-19 Prov Jateng.
Acara tersebut dihadiri berbagai elemen khususnya untuk wilayah di Kecamatan Karanganyar adalah Bidan Desa , Perawat, dan Seluruh Kepala Desa se Kecamatan Karanganyar.
dan telecomfren yang lainnya dihadiri berbagai elemen yaitu bupati sejawa tengah, tenaga medis, kepala desa / satgas covig 19 se Jawa Tengah.
Dalam acara tersebut gubernur jawa tengah Bpk. Ganjar Pranowo, SH.M.IP menyampaikan beberapa hal terkait Pencegahan Covig-19 antara lain :
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meluncurkan gerakan ‘Jogo Tonggo’. Gerakan yang dibuat untuk saling menjaga tetangga saat Pandemi COVID-19. Istilah Jogo Tonggo diambil dari bahasa jawa. ‘Jogo’ artinya menjaga, sedangkan ‘Tonggo’ artinya tetangga.
Tugas anggota gerakan ini juga memastikan bantuan dan dukungan dari luar wilayah yang masuk ke daerahnya tepat sasaran dan tepat guna. Jogo Tonggo dibagi menjadi beberapa bidang yaitu “Bidang tugas Satgas, bidang kesehatan, bidang sosial dan keamanan, bidang ekonomi dan bidang hiburan.”
empat bidang tugas satgas tersebut dijabarkan dengan lengkap. Anggota pelaksana gerakan tersebut, yakni, Karang Taruna, Dasa Wisma, Posyandu, Linmas, warga di tingkat RW dan organisasi lain.

Konsep Satgas Jogo Tonggo ini diketuai oleh ketua RW dibantu para ketua RT, dan beranggotakan tim kesehatan, tim ekonomi, serta tim keamanan. Nantinya, ketua Satgas diwajibkan untuk melaporkan kegiatan sehari-hari kepada pihak desa atau kelurahan. Pelaksanaan Satgas Jogo Tonggo mencakup dua hal, yaitu jaring pengaman sosial dan keamanan, serta jaring ekonomi.
“Dengan mekanisme pemantauan tersebut, data warga terdampak COVID-19, baik secara kesehatan maupun ekonomi hingga wilayah RT bisa lebih akurat,” katanya.

