
Pelatihan Penyedia Peningkatan Kapasitas Tehnis Desa ( P2KTD ) di laksanakan pada hari Senin, 9 Desember 2019 bertempat di Desa Wonorejo Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak.
Kegiatan tersebut oleh PID tahun 2019 jumlah peserta sekitar 30 orang yang tergabung dari 2 Desa yaitu Desa Wonorejo dan desa Cangkring terdiri dari Kepala Desa, Sekretaris Desa. Anggota BPD, Tokoh masyarakat, Anggota Penggerak Sampah, PD, PLD, dan tamu undangan lainnya dengan Narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak.
Slogan dari acara tersebut adalah “ Mengolah Sampah dengan Senyum Ramah “ satu sampah sejuta masalah dan satu sampah mendatangkan rupiah.
Sampah merupakan masalah yang sangat serius juga menjadi masalah Sosial, Ekonomi, dan Budaya dan hampir di semua kota di Indonesia mengalami kendala dalam mengolah sampah. Hal ini terjadi karena pengolahan sampah di TPA ( Tempat Pembuangan Akhir ) di sebuah kota lahannya masih kurang sehingga masyarakat banyak membuang sampai di sembarang tempat.
Di Kabupaten Demak khususnya jumlah Penduduknya sekitar kurang lebih 1.140.675 jiwa dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi yang menyebabkan juga tinggi Volume sampah. Disamping itu juta pola komsumsi masyarakat memberikan kontribusi dalam menimbulkan jenis sampah yang semakin beragam. Makin haria makin bertambah banyak hal ini erat hubungannya dengan ketersediaan ruang hidup manusia yang relatif tetap dan bahan buangan ini dikenal dengan sampah, baik itu sampah Anorganik maupun Organik. Di Indonesia sendiri penyumbang Sampah plastik no 2 di Dunia setelah Cina, setiap penduduk atau manusia tiap hari menyumbang sampah seberat 0.6 gram sehingga Penduduk di setiap negara yang jumlahnya penduduk banyak semakin banyak pula penyumbang sampah tersebut. Mengingat juga Kwantitas sampah semakin hari semakin bertambah berimplikasi terhadap semakin tingginya gundudukan gundukan di TPA.
Mari mulai sekarang kita perhatikan sampah di tiap keluarga masing – masing kita pilah- pilah sampah yang Organik maupun yang Ongarnik, sampah plastik bisa dikumpulkan dan ditimbang sehingga akan mendatangkan uang dan sampah organik kita kumpulkan juga untuk dijadikan pupuk dan semoga bermanfaat.
“ Sampahku Tanggung Jawabku “

