MUSDES KAMPUNG KB DI DESA KETANJUNG


Pertemuan Musyawarah Desa ( Musdes ) kampung KB Desa Ketanjung Kecamatan karanganyar Kabupaten Demak dihadiri oleh sejumlah unsur yang terkait, mulai dari Kepala Desa Ketanjung dan Perangkat desanya, Camat Karanganyar, Kepala Puskesmas 1 dan 2 Kader Kampung KB, serta Koordinator Balai Penyuluhan KB serta PKB Kecamatan Karanganyar.

Kordinator Balai Penyuluhan KB Kecamatan Karanganyar ( Dra. Muji Hastuti, MM ) membuka acara sekaligus memberikan sambutan bahwa untuk kader-kader KB diharapkan tetap semangat dan untuk tugas-tugas ke depan.

Sambutan Camat karanganyar ( Sugianto, S,IP.MM ) bahwa Kader KB adalah sebagai peningkatan peran serta dari masing-masing lintas sektoral di wilayah Kecamatan Karanganyar di bidang Kampung KB harus selalu ter update dan dengan kegiatan yang positif. Bagaimana tugas kader untuk menghadapi masyarakat dan mengembangkan kampung KB Tanjungsari desa Ketanjung Kecamatan Karanganyar agar lebih baik.

Kepala Puskesmas Karanganyar 1 ( dr. Siti Anisah ) menyampaikan sambutgannya bagaimana menjaga kesehatan lingkungan maupun kesehatan diri sendiri dan warga lingkungan RW. 3 kususnya di wilayah Kampung KB Tanjungsari.

Rapat Koordinasi Pemantauan dan Penyebarluasan Informasi Bencana Tahun 2020 Kabupaten Demak


Pada hari Kamis, Tanggal 12 Maret 2020 telah diadakan rapat koordinasi Pemantauan dan Penyebarluasan informasi Bencana tahun 2020 Kabupaten Demak, rakor dimulai pada pukul 09.00 WIB di Bina Praja Kabupaten Demak dengan dihadiri beberapa peserta :
1. Asisten 1 Setda kab Demak
2. Kabag kesra
3. Dandim atau yg mewakili
4. Kapolres atau yg mewakili
5. Kabid kedaruratan BPBD prop Jateng
6. Dinas Sosial
7. Dinas Pertanian
8. Satpol PP
9. DKK
10. Bank Jateng
11. Para camat atau yg mewakili
12. Relawan Tanggap Bencana

Sambutan ketua penyelenggara Kabag Kesra Setda Kabupaten Demak menerangkan bahwa Pemerintah sebagai penanggung jawab dengan peran serta aktif masyarakat dan lembaga usaha, membangun masyarakat yang tangguh dalam menghadapi bencana, membangun sistem dalam penanggulangan bencana yang handal maka Bagian Kesra sebagai leding sektor dalam kemasyarakatan. Mengadakan Rakor pemantauan dan penyebarluasan informasi bencana dengan dana DPA APBD . Dengan slogan “Ayo wujudkan Demak Tangguh Bencana”

Sambutan sekaligus membuka acara oleh Asisten 1 ( Bpk Wahyudi ) menyampaikan bahwa intinya adalah Bancana tdk bisa di hindari namun kita diwajibkan meminimalisir akibat bencana, penanggulangan bencana adalah masalah kita bersama bukan ditumpukan dalah dinas instansi saja, terjadinya bencana tidak bida dipridiksi namun kita hanya bisa mengantisipasinya.

Materi BPBD kesiapsiagaan harus kita lakukan dengan baik, sarana prasarana, mobilitas, bisa kita lakukan dengan koordinasi dg dinas yg terkait dan kita bisa mempersiapkan dg baik. Kab Demak adalah daerah yg di lalui sungai2 besar diantaranya sungai Wulan, Tuntang, Dolok,dll bahwa sungai2 itu adalah rawan banjir maka Dmk mempunyai resiko tinggi masalah banjir.
Materi BPBD prop Jateng menurut BNPB pusat bahwa bencana bukan tanggung jawab BPBD saja melainkan : pemerintah, Pelaku usaha, Wartawan atau informasi, Akademisi dan Masyarakat

SELEKSI PANITIA PEMUNGUTAN SUARA (PPS) TAHAP 2 KECAMATAN KARANGANYAR


ujian kompetensi menjadi Anggota Panitia Pemungutan Suara ( PPS ) Desa se kecamatan Karanganyar Tahap II pada hari ini dimulai dengan materi test Wawancara dan test bakat komputer atau IT, ujian tersebut di laksanakan diruang PPK Kecamatan Karanganyar berjalan dengan lancar dimulai pukul 13. 00 Wib sampai pukul 17.00 Wib dengan penguji Anggota PPK Kecamatan Karanganyar.
– Tujuan Test Wawancara yaitu dengan maksud untuk menggali informasi tentang Pilkada kepada para calon PPS se Kecamatan Karanganyar serta untuk mengetahui seberapa jauh komitmen beliau apabila lolos menjadi anggota PPS di tingkat desa.
– Tujuan Test Komputer yaitu untuk mengetahui ketrampilan dasar pengoperasian TI atau komputer dalam menunjang laporan dan tahapan-tahapan dalam pemilu kepala daerah.

Untuk hari ini ada 8 desa yang terdiri dari 34 orang peserta ujian yang mengikuti test PPS yaitu :
1. Kedungwaru Lor
2. Kedungwaru Kidul
3. Undaan Lor
4. Undaan Kidul
5. Ketanjung
6. Tugu Lor
7. Tuwang
8. Kotakan


Adapun untuk PPS di tiap desa diambil 3 orang yang memenuhi syarat dan yang berkomitmen dalam bidang pemilu kepala daerah yaitu Pemilu Bupati dan Wakil Bupati.

PEMBINAAN PERANGKAT DESA TUWANG


Pada hari rabu, 11 maret 2020 Tim Kecamatan Karanganyar di Pimpin langsung oleh Camat Karanganyar ( Bapak. Sugianto, S.IP.MM)
Memberikan pembinaan kepada seluruh perangkat desa mulai dari Kepala Desa sampai Perangkat Desanya.
Bahwa kinerja Desa Tuwang saat ini semakin merosot dan tidak ada kerjasama dalam perangkat desa.
Camat Karanganyar menegaskan kepada seluruh Perangkat Desa untuk membuat catatan / tulisan tupoksi masing-masing dan ditempelkan di meja masing-masing biar jelas dan tahu tugas dan kewajibannya serta melaksanakan tugas tambahan dari atasannya.

Sementara ini Tidak atau belum melaksanakan tupoksinya, tugas nya apa dan bagaimana harus diketahui. Untuk tugas tambahan, bilamana suatu pekerjaan keberatan atau kebanyakan sebaiknya lapor kepada kepala Desa atau Sekretais Desa agar diberikan solusi. “himbaunya kepada seluruh Perangkat Desa”.
‘Desa tuwang sementara ini semua pelaporan sering terlambat atau bahkan paling terlambat diantara desa lainnya. Maka dari itu, diharapkan perangkat disamping tugas pokoknya.
Bilamana kurang jelas diharapkan bisa konsultasi ke Kantor Kecamatan untuk meminta penjelasan.

Pembinaan Kewilayahan Tim Penggerak PKK Kabupaten Demak ke Desa Kedungwaru Kidul


Pada hari Selasa, Tanggal 10 Maret 2020 bertempat di Balai Desa Kedungwaru Kidul diadakan Pembinaan Kewilayahan dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Demak.
Acara tersebut dihadiri oleh :
1. Wakil Ketua III dan V TP.PKK Kabupaten Demak
2. Sekretaris TP. PKK Kabupaten Demak
3. Pokja I s/d IV TP.PKK Kabupaten Demak
4. Semua Pengurus TP.PKK Kecamatan Karanganyar
5. Kepala Puskesmas Karanganyar II
6. Semua Pengurus TP.PKK Desa Kedungwaru Kidul dan Desa Ngemplik Wetan
Dalam sambutannya Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Demak menyampaikan bahwa ibu – ibu selaku kader TP PKK ikut berperan serta aktif berpartisipasi dalam pembangunan. TP PKK adalah sebagai mitra kerja pemerintah dan organisasi kemasyarakatan, berfungsi sebagai fasilitator, penggerak pada masing-masing jenjang demi terlaksananya program PKK.
Oleh karena itu sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga maka perlu memahami dan melaksanakan 10 program pokok PKK dalam kehidupan sehari hari. Adapun 10 program pokok PKK dimaksud antara lain : 1. Penghayatan dan pengamalan Pancasila, 2. Gotong Royong, 3. Pangan, 4. sandang, 5. Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga, 6. Pendidikan dan Ketrampilan, 7. Kesehatan, 8. Pengembangan kehidupan berkoperasi, 9.Pelestarian Lingkungan Hidup dan 10. Perencanaan sehat.

Pembinaan tentang administrasi PKK yaitu 6 buku wajib, buku bantu wajib ( buku data dan buku program kerja) dan adminstrasi perpokja mulai pokja I sampai dengan Pokja IV.

Untuk Sekretaris adalah :
1. Buku 6 (enam) wajib
– Notulen
– Buku Agenda surat masuk dan Keluar
– Buku Inventaris
– Buku Kas/ Keuangan
– Buku Daftar anggota TP-PKK dan Kepala Desa
– Buku Kegiatan
2. Buku Bantu ( Buku Program Kerja dan Buku Data) serta data dinding
– Program kerja 5 tahunan dan 4 program kerja tahunan
– Grafik mulai pokja 1 s/d 4 Grafik SKDN
– Dokumentasi Mulai dari Bidang Sekretaris, Pokja Posyandu dan Data JUmlah Pengunjung
– Bagan Mekanisme
– Struktur Pengurus Tim Penggerak PKK Desa
– 10 Program Pokok PKK dan Pembinaan Admin RT, RW dan Dasawisma

Sedangkan untuk POKJA 1 (buku Program Kerja , Buku Data, Buku Bantu lainnya).
Kegiatan lapangan yaitu simulasi pola asuh anak , penghayatan dan pengalaman pancasila serta Gotong Royong

POKJA II (Buku Program Kerja, Buku Data, Buku Bantu Lainnya)
Kegiatan lapangan Yaitu pendidikan dan ketrampilan dan kehidupan berkoprasi, terbagi menjadi 2 kelompok admin :
1. BKB, BKR, BKL (Tribuna)
2. UP2K PKK dan Koperasi

POKJA III (Buku Progam, Buku data, buku bantu lainnya)
Kegiatan Lapangan yaitu rumah sehat ( tanpa adminstrasi) ( sandang, pangan, tata laksana rumah tangga)

POKJA IV (buku Program, Buku Data dan Buku Bantu lainnya)
Kegiatan lapangan yaitu
1. Kesehatan
2. Perencanaan Sehat
3. Kelestarian Lingkungan Hidup

KOMITMEN BEBAS KORUPSI


Penandatangan bersama dan berkomitmen membangun Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi di Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak di laksanakan pagi ini Rabu, 11 Maret 2020 di depan Kantor Kecamatan Karanganyar yang di laksanakan setelah Apel pagi.

Pelaksanaan penandatanganan dimulai dan dipimpin oleh Camat Karanganyar ( Sugianto, S.IP. MM ) dengan Komitmen Siap melaksanakan wilayah Kecamatan Karanganyar bebas dari Korupsi, kemudian penandatanganan dilanjutkan Sekretaris Kecamatan Karanganyar ( Mulyanto, S. Sos. MM ) berkomitmen kami siap memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, juga dilanjutkan para Kasi dan Staf atau Pelaksana, untuk jumlah seluruhnya PNS Kantor Kecamatan Karanganyar 12 orang yang sepakat dan berkomitmen “ Bebas dari Korupsi di Kecamatan Karanganyar.

Dengan penandatanganan dan berkomitmen untuk wilayah Kecamatan Karanganyar bebas dari Korupsi.

Peningkatan Capaian Indeks RB dan Penandatanganan Piagam Perencanaan Pembangunan Zona Integritas Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Demak


Pada tanggal 9 Maret 2020 bertempat di Pendopo Setya Bhakti Praja mulai pukul 13.35 wib s.d 14.50 wib telah berlangsung kegiatan Peningkatan Capaian Indeks RB dan Penandatanganan Piagam Perencanaan Pembangunan Zona Integritas Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Demak. kegiatan tersebut dihadiri oleh:
1. Bupati Demak
2. Wakil Bupati Demak
3. Kepala Ombudsman Perwakilan Jateng Ibu Siti Farida
4. Sekda
5. Asisten 1,2,3 Sekda
6. Kepala OPD
7. Camat
8. Pejabat Eselon 3 dilingkungan Pemkab Demak
9. Kasubag Program OPD/Kecamatan

Rangkaian kegiatan sebagai berikut :
1. Penandatanganan Pencanangan Zona Integritas Oleh :
– Sekretaris Daerah Kabupaten Demak
Saksi Bupati Demak dan Ombudsman Perwakilan Jawa tengah
– Seluruh Kepala OPD dan Camat
Saksi Bupati Demak, Sekretaris Daerah dan perwakilan ombudsman.

2. Penandatanganan Komitmen oleh perwakilan 10 OPD meliputi : RSUD Suka, Dindukcapil, DinPM PTSP, Inspektorat, BKPP, Dinkes, Dinkomindo, Dinpermades P2KB, Bappeda Litbang dan Dinperpusar.

3. Sambutan Arahan Bupati Demak:
– Zona integritas aparat nya harus memiliki komitmen bebas korupsi.
– salah satu indikator adalah bebas korupsi dan pelayanan publik yg baik.
– tanda tangan tadi sepenuh hati/ sadar kita lakukan dan mari kita laksanakan bersama dengan sebaik-baiknya.

4. Sambutan Kepala Perwakilan Ombudsman Jateng:
– Biasanya ditempat lain, yang tanda tangan hanya kepala OPD, tdk sebanyak di Kabupaten Demak, ini merupakan pencanangan terbesar dan saya Apresiasi.
– Indeks persepsi koruptor kita masih tinggi, Indonesia masih peringkat 85 dengan skor 40, tetapi ada peningkatan dari awal sekitar 30.
– Kaitan indeks persepsi korupsi dengan Zona Integritas ada pengungkit yang utama, jadi bukan seremonial
-Zona integritas : nilai ada tidak ada diawasi atau tidak tetap berpegang pada kebaikan. Jogo Projo ( falsafah Jawa )
– Output yang diharapkan dalam acara ini dalam rangka meningkatkan Pelayanan Publik yang lebih baik/ meningkat .
– Yang menilai adalah masyarakat, maka nanti ada penilaian termasuk dr ombudsman yang akan dilaksanakan sekitar juli- September.
– Indikator RPJMN/ pembangunan daerah adalah Survey Kepatuhan. Alhamdulillah Demak sudah hijau.
– Niat baik perlu disampaikan kepada pengguna layanan/ masyarakat/ publik, sehingga ada pengawasan dari masyarakat dan nyekrup antara pemerintah dng masyarakat.
– Kami dr ombudsman salah satu wakil dari masyarakat, harapan berbuah baik dengan peningkatan pelayanan publik.
– Dari Kemenpan RB termasuk penilaian adalah Kemampuan pemerintah untuk mengelola pengaduan pemerintah melalui SP4N.
– Pengaduan di Demak terkait deng tenaga kerja perusahaan, pendidikan dan pemerintah desa.
– Selamat Bekerja, sukses untuk kita semua, Demak harus berada di zona hijau.

5. Arahan dan Motivasi Inspektur:
Implementasi SAKIP dalam Peningkatan Reformasi Birokrasi
– RB, ZBK,IPK, IRB perlu kita sikapi bersama.
– SAKIP jika pengin A, tenaga Hanya di perencanaan, kita harus menyesuaikan dengan RPJMD, juga harus paham di penilaian kinerja, semua harus belajar.
– Salah satu reformasi Birokrasi adalah peningkatan Kesejahteraan.
– Zona Integritas diarahkan ke Zona bebas korupsi menjadi Wilayah Bersih Birokrasi melayani.
– Pembenahan dimulai dari komitmen pimpinan.

6. Arahan dan Motivasi Bapak Sekda (Singgih Setyono)
Kabupaten Demak (siap menjadi) Lebih baik
Potret Capaian Indikator Kinerja 2019
– OPD yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat hukumnya punya SOP dan SP dan ada evaluasi 6 bln sekali.
– SPM adalah paling rendah kita harus bisa memberi, jika kita ada komplain dari masyarakat, pasti Tidak sesuai SPM, jng tersinggung.
– Tidak ada yang baru, kita perlu tingkat komunikasi, konsultasi, dan koordinasi.
– Jangan malas, menghindar dan menunda.
– Kalau ada komplain, kita tangani kurang dari 24 jam, jika kita mau pasti bisa, tinggal komitmen.
– Satu masalah tidak berdiri sendiri, jangan ada ego sendiri/ sektoral/ bidang/kasi.
– SAKIP kita pengin melompat dari B ke A, kita akan belajar ke Jogjakarta.
– Waktu penilaian SAKIP tinggal 2 Minggu, mari kita bekerja keras.
– Capaian kinerja Utama yang masih kuning, merah harus kita tingkatkan menjadi hijau.

UJIAN PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KECAMATAN KARANGANYAR


Test/ ujian kompetensi menjadi Anggota Panitia Pemungutan Suara ( PPS ) Desa se kecamatan Karanganyar hari ini dimulai dengan materi test Wawancara dan test bakat komputer atau IT, ujian tersebut di laksanakan diruang PPK Kecamatan Karanganyar berjalan dengan lancar dimulai pukul 09. 00 Wib sampai pukul 15.00 Wib dengan penguji Anggota PPK Kecamatan Karanganyar.
– Tujuan Test Wawancara yaitu dengan maksud untuk menggali informasi tentang Pilkada kepada para calon PPS se Kecamatan Karanganyar serta untuk mengetahui seberapa jauh komitmen beliau apabila lolos menjadi anggota PPS di tingkat desa.
– Tujuan Test Komputer yaitu untuk mengetahui ketrampilan dasar pengoperasian TI atau komputer dalam menunjang laporan dan tahapan-tahapan dalam pemilu kepala daerah.

Untuk hari ini sebanyak 37 orang peserta ujian atau test PPS di terbagai dalam 9 desa yaitu :
1. Jatirejo
2. Ngaluran
3. Wonoketingal
4. Cangkring rembang
5. Cangkring
6. Ngemplik wetan
7. Wonorejo
8. Karanganyar
9. Bandungrejo

Adapun untuk PPS di tiap desa diambil 3 orang yang memenuhi syarat dan yang berkomitmen dalam bidang pemilu kepala daerah yaitu Pemilu Bupati dan Wakil Bupati.